Perceraian Meningkat, Ini 3 Trik Agar Mental Anak tak Terdampak

By admin
Cara Selamatkan Mental Anak dari Perceraian
Cara Selamatkan Mental Anak dari Perceraian

Perceraian menjadi jalan terakhir ketika dua insan manusia yang terikat dalam janji pernikahan mengalami jalan buntu di tengah perjalanan bahtera rumah tangganya. Namun tentunya ini memiliki konsekuensi tersendiri bagi kelangsungan hidup ke depannya, terutama bagi anak-anak.

Tak dapat dipungkiri, perpisahan ini akan berdampak pada banyak orang, tidak hanya pasangan suami istri yang terlibat dalam memutuskan keputusan sulit ini.

Keluarga besar juga akan terdampak oleh keputusan ini, apalagi anak-anak yang sebenarnya belum tahu apa-apa tentang permasalahan rumah tangga kedua orang tuanya.

Akhir-akhir ini berita tanah air dipenuhi dengan isu perceraian dan perselingkuhan di kalangan artis dan public figure. Bahkan beberapa pengadilan agama di Indonesia juga mencatat adanya kenaikan pendaftaran gugatan cerai di kotanya.

Baca Juga  Mengenal Adenovirus yang Bikin Cipung Demam Tinggi Sampai 40 Derajat Celcius

Seperti yang terjadi di Kabupaten Bogor, yang terjadi peningkatan drastis pendaftaran perceraian. Humas Pengadilan Agama Cibinong Dadang Karim mengatakan pendaftaran kasus perceraian di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, meningkat pada Mei 2023.

Terdapat 700 kasus yang terdaftar di pengadilan pada bulan ini. Sedangkan untuk catatan per 17 Mei terdapat 400 kasus. Jadi ada peningkatan hampir dua kali lipat.

Tak sedikit perceraian juga mengguncang mental anak. Bahkan ini bisa bertahan sampai ia dewasa kelak. Apalagi jika ditambah dengan bully-an dari orang-orang sekitar atau teman-teman sebayanya karena menjadi anak broken home, istilah bagi anak yang orang tuanya berpisah.

Perceraian Bisa Terjadi Karena Perselisihan
Perceraian Bisa Terjadi Karena Perselisihan

Namun terkadang perceraian menjadi jalan satu-satunya dan bahkan menjadi keputusan terbaik ketika suami istri sudah tak menemui titik temu lagi. Seperti ketika sang istri mendapatkan kekerasan fisik dan mental dari suami atau kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Baca Juga  Artis Cilik Ini Lumpuh Akibat Keisengan Temannya, Apa yang Terjadi?

Bisa juga ketika salah satu di antaranya telah berkhianat atau berselingkuh, biasanya ini menjadi sebab ditempuhnya jalan final yaitu perceraian. Atau bisa jadi karena jurang perbedaan prinsip yang terlalu dalam, sehingga pertengkaran tak dapat terelakkan dan menjadi makanan sehari-hari.