Stop Biarkan Anak Menonton Youtube Shorts! Ketahui 4 Bahaya dan Cara Mencegahnya

By Lafa Zidan Alfaini
Sering Berikan Tontonan Youtube Shorts Pada Anak? Stop! Ketahui 4 Efek dan Cara Mencegahnya!

hallobunda.coSaat ini manusia semakin tak bisa lepas dengan gadget, apalagi semakin banyaknya fitur dan aplikasi dalam setiap ponsel. Salah satunya yang umum diminati yaitu Youtube Shorts.

Tak hanya orang dewasa saja, anak-anak gen alpha juga tak bisa dipisahkan dengan gadget dalam kehidupan sehari-harinya.

Youtube sendiri memiliki banyak fitur, di mana terbaru meluncurkan Youtube Shorts pada tahan 2021 lalu.

Diketahui Youtube Shorts diluncurkan di India pada 14 September 2020 lalu resmi ada di seluruh AS pada 18 Maret 2021.

Fitur tersebut dengan cepatnya bisa melampaui 6,5 miliar tampilan harian secara global.

Kemudian fitur ini dinamai Shorts yang akhirnya dirilis dalam mode beta ke 100 negara di seluruh dunia pada 12 Juli 2021 termasuk di Indonesia.

Baca Juga  Ramai Kasus Eksploitasi Anak, Penuhi Kesiapan Ini Sebelum Jadi Orang Tua

Dalam postingan Instagram @dr.andreas.spa, dr. S. Tumpal Andreas, M.Ked(Ped), Sp.A telah mengunggah seorang anak yang telah kecanduan gadget.

Tak hanya itu saja, seorang anak tersebut juga sudah kecanduan dengan paparan konten dari fitur Youtube Shorts.

Sayangnya kontennya dinilai tak cocok atau tak baik untuk di tonton untuk anak-anak.

Namun, belum tentu anak dari semua orang tua mengalami efek negatif mengenai konten tersebut.

Dalam video singkat tersebut menunjukkan perubahan sikap anak setelah kecanduan gadget, terutama fitur Youtube short.

Awalnya sang anak gemar sekali menonton Youtube Shorts, kemudian orang tuanya baru mengetahui jika konten-konten yang ditonton anaknya tersebut tak sesuai dengan usia anak.

Baca Juga  Usai Punya Anak, Nikita Willy Sering Lakukan Quality Time Bersama Pasangan, Ini Dia 3 Tipsnya

Menurut dokter Andreas saat ini pemakaian gadget semakin marah bahkan sudah sampai di anak-anak di bawah usia 2 tahun.

Padahal hal itu sangat tidak direkomendasikan, dikarenakan memberikan dampak negatif bisa membahayakan tumbuh kembang anak.

“Banyak sekali dampak negatif yang ditimbulkan karena penggunaan gadget, seperti anak menjadi pendiam karena terbiasa mendengar gadget,” jelas dokter Andreas.

“Anak bisa menjadi pemarah karena terganggu kesenangannya saat menonton, anak juga mengikuti tindakan-tindakan yang mereka tonton jadi berbahaya,” sambungnya.