Manfaat Stimulasi Dini Terhadap Anak
Ikatan Dokter Anak Indonesia atau IDAI merekomendasikan orang tua untuk lebih giat dalam memberikan rangsangan mulai dari lahir hingga usianya menginjak 3 tahun.
Karena pada saat itulah otak sang buah hati terus membentuk hubungan antarsel.
Pembentukan dan aktivitas hubungan antarsel ini dapat diintervensi dengan stimulasi (rangsangan) dari lingkungan.
Semakin bervariasi rangsangan yang telah diterima anak, semakin kompleks hubungan antarsel otak. Jika melakukannya semakin sering dan teratur rangsangan itu diterima, semakin kuat hubungan antarselnya.
Dengan kata lain, semakin kuat dan kompleks hubungan antarsel, semakin tinggi dan bervariasi tingkat kecerdasan anak di kemudian hari.
Jika orang tua terus saja memberikan rangsangan terhadap anak, maka semakin besar kemungkinan si kecil akan memiliki variasi kecerdasan di kemudian hari.
Seperti dikutip dari laman sheknows.com, bahwa anak-anak yang bermain atau orang tua yang memberikan stimulasi akan mengalami peningkatan dalam pemikiran dan kemampuan yang kreatif.
Salah satunya dengan bermain papan permainan juga dapat meningkatkan keterampilan sosial dan perilaku dengan mengajari anak-anak cara berinteraksi dengan bermain.
5 Stimulasi yang Wajib Orang Tua Terapkan ke Anak Sejak Dini

Berikut stimulasi yang dapat dilakukan agar anak cerdas dan pintar, di antaranya: