1. Bermain Teka-teki
Salah satu permainan yang dapat dimainkan untuk meningkatkan kecerdasan otak anak adalah bermain teka-teki atau sebuah puzzle.
Bunda dapat menghabiskan waktu bersama si kecil dengan bermain teka-teki secara bertahap dengan tingkatan jumlah dan ukuran potongan puzzle.
Permainan ini dapat merangsang si kecil untuk berpikir dan memecahkan masalah, seiring dengan bertambahnya usia dan kemampuan anak.
2. Melakukan Olahraga
Olahraga tidak hanya akan menambah kebugaran saja, melainkan bisa melatih anak untuk fisik otak.
Melakukan kegiatan tersebut bisa menjadi salah satu kegiatan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan fisik otak.
Tidak hanya membantu otak untuk bertumbuh secara fisik, olahraga juga membantu perkembangan hormon si Kecil.
Bisa diartikan semakin sang buah melakukan olahraga semakin cerdas juga akan cerdas nantinya.
Anak-anak disarankan untuk berolahraga selama enam puluh menit setiap harinya. Termasuk olahraga ringan seperti berjalan cepat hingga bermain di taman dapat dikategorikan sebagai olahraga.
3. Biasakan si Kecil Membaca Buku
Membiasakan si kecil untuk membaca buku tidak hanya memberikannya wawasan yang luas, tetapi juga bisa meningkatkan kemampuan daya ingat anak.
Rutin membaca buku dapat menjadi stimulasi yang baik untuk anak, Bunda dapat memilih buku dengan gambar yang menarik agar si kecil untuk membaca buku.
Selain itu, membaca buku juga dapat mengembangkan imajinasi sang anak dan bisa memicu kreativitasnya.
Hal tersebut tentu membuat anak semakin lebih cerdas dan pintar.
4. Menggambar
Menggambar juga menjadi salah satu kegiatan yang dapat melatih stimulus otak anak.
Bunda dapat memberikan anak pensil warna dan kertas untuk melakukan aktivitas tersebut.
Kegiatan menggambar dan mewarnai ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan si Kecil tentang warna, merangsang otak kanan, serta meningkatkan kreativitasnya.
5. Belajar Bahasa Baru
Ketika anak masih kecil merupakan waktu yang tepat untuk mengajari anak bahasa baru. Pada usia tersebutlah si Kecil sudah fasih dengan bahasa ibu, ditambah otak kanannya yang dapat bekerja secara optimal.
Mempelajari bahasa baru dapat memberikan sejumlah manfaat untuk anak seperti meningkatkan pemahaman anak tentang tata bahasa.
Meningkatkan keterampilan dalam memecahkan masalah, serta memberikan perspektif baru kepada sang buah hati.***