Ketakutan pada umumnya dalam kehidupan anak dapat menyebabkan peningkatan ketakutan yang tampaknya tidak berhubungan.
Berikut ini merupakan beberapa hal yang membuat anak menjadi penakut, di antaranya:
1. Memiliki Suatu Trauma
Pastinya trauma bisa menjadi salah satu faktor mengapa anak menjadi seorang yang penakut.
Misalnya seorang anak yang pernah menjadi korban bullying biasanya akan selalu merasa takut apabila berada di tempat yang ramai.
Anak juga kemungkinan akan terkena glossophobia yang merupakan takut berbicara serta berinteraksi di keramaian.
Hal tersebut bisa dikategorikan sebagai phobia sosial yang akan mengganggu kehidupan sang buah hati.
2. Orang Tua yang Terlalu Overprotektif
Orang tua yang terlau overprotektif biasanya selalu berakhir dengan anak yang selalu berada di belakang orang tua dalam setiap tindakan ataupun persetujuan.
Hal tersebut bisa terjadi lantaran orang tua terlalu keras, banyak mengatur dan tidak memperbolehkan anak melakukan sesuatu hal dengan kemauannya sendiri.
Tak hanya itu saja, hal ini juga akan membuat anak menjadi selalu bergantung kepada orang tua.
3. Meniru Orang Tua
Ketakutan yang dialami oleh sang buah hati bisa disebabkan oleh tindakan ketakutan yang dirasakan oleh orang tua.
Misalnya saat orang tua berteriak atau bertindak ketakutan lantaran suatu alasan di hadapan anak, si Kecil pun akan ikut berteriak dan ketakutan akan hal tersebut.
Hal itu bisa disebabkan oleh perasaan emosional anak yang sangat sensitif terhadap sesuatu.
Jika sudah mengetahui penyebab kenapa anak menjadi seperti itu, mulai saat ini mulailah untuk mendidik menjadi anak yang pemberani.
Anak yang pemberani dan penuh percaya diri tentu membuat orang tua merasakan kebahagiaan.
Pasalnya orang tua merasa si Kecil mampu menghadapi berbagai tantangan di dunia luar ketika beranjak dewasa.
Sang buah hati pun akan tumbuh menjadi pribadi yang bisa diandalkan.
3 Cara Mendidik Anak Menjadi Pemberani
Anak pemberani bukan berarti tidak memiliki rasa takut, melainkan mampu melakukan sesuatu yang ditakutinya.