Viral! Ini Awal Mula Baim Wong Mencurigai Istrinya Selingkuh dengan Pria Lain

Lafa Zidan Alfaini
6 Min Read
Viral! Ini Awal Mula Baim Wong Mencurigai Istrinya Selingkuh dengan Pria Lain

3. Berisiko Jadi Tukang Selingkuh!

Perselingkuhan tidak hanya dapat merusak hubungan sampai ke intinya, tetapi juga memengaruhi hubungan masa depan anak juga.

Ini tergantung cara penanganannya, perselingkuhan bisa berdampak jangka panjang pada anak-anak.

Sebuah studi menunjukkan bahwa anak-anak dari orang tua yang selingkuh, dua kali lebih mungkin berisiko untuk tidak setia atau selingkuh saat mereka dewasa.

4. Takut Merasa Keberpihakan pada Salah Satu Orang Tua

Saat perselingkuhan terjadi, seringkali membuat ‘label’ pada salah satu pasangan.

Pihak yang dianggap baik adalah yang diselingkuhi, dan yang jahat adalah yang selingkuh.

Baca Juga  Berikan Stimulasi Bicara Sejak Bayi, Perhatikan 2 Cara Ini

Tetapi hal-hal tidak selalu begitu hitam dan putih.

Untuk anak-anak yang mencintai kedua orang tuanya, hal ini menempatkan mereka pada posisi yang sangat sulit ketika mereka mencoba membela salah satu di antaranya.

Dengan demikian, mereka mungkin merasa tidak yakin tentang siapa yang harus dipercaya, dan yang lebih penting, kepada siapa harus menunjukkan cinta mereka.

“Mereka mungkin merasakan penghianatan dan kebingungan tentang kesetiaan,” kata Dr. LeClair.

“Jika mereka diajari untuk jujur dan peduli dengan perasaan orang lain, mereka mungkin mempertanyakan mengapa panutan mereka tidak harus mengikuti aturan yang sama.”

5. Alami Depresi

Dalam beberapa kasus, kasus perselingkuhan dapat menyebabkan anak menjadi sangat tertekan.

Baca Juga  Tak Ragu Berkhianat Kepada Pasangannya, 5 Zodiak Ini Berpotensi Selingkuh

“Perselingkuhan dapat memiliki efek psikologis yang merugikan pada anak-anak dan mengarah pada keluarga yang tidak berfungsi (sebagaimana mestinya), yang kemudian dapat mengganggu kehidupan mereka dan menghambat potensi mereka,” kata Tatyana Dyachenko, seorang terapis seksual dan hubungan.

Dyachenko menyebutkan, anak mungkin menjadi kurang termotivasi dan tertekan, berprestasi buruk di sekolah atau menyerah pada intimidasi sebagai cara untuk mengekspresikan kemarahan dan kebencian batin mereka.

Untuk itu, orang tua pastikan untuk memantau tanda-tanda depresi atau perubahan kepribadian anak, dan berikan mereka sebanyak mungkin cinta, kebaikan, dan perhatian agar mereka merasa aman dan terlindungi.

 

Share this Article
Reading: Viral! Ini Awal Mula Baim Wong Mencurigai Istrinya Selingkuh dengan Pria Lain