3. Langkah 3: Inseminasi dan Fertilisasi
Sperma pria akan ditempatkan bersama dengan sel telur dengan kualitas terbaik. Prosedur pencampuran sperma dan sel telur ini disebut inseminasi.
Telur dan sperma kemudian disimpan dalam ruang yang lingkungannya dikontrol. Sperma biasanya akan membuahi sel telur beberapa jam setelah inseminasi.
4. Langkah 4: Kultur Embrio
Ketika telur yang dibuahi membelah, itu menjadi embrio. Staf laboratorium akan secara teratur memeriksa embrio untuk memastikan embrio tumbuh dengan baik.
Dalam waktu sekitar 5 hari, embrio normal memiliki beberapa sel yang aktif membelah.
5. Langkah 5: Transfer Embrio
Embrio ditempatkan ke dalam rahim wanita 3 sampai 5 hari setelah pengambilan sel telur dan pembuahan.
Dokter memasukkan tabung tipis (kateter) yang berisi embrio ke dalam vagina wanita, melalui leher rahim, dan naik ke dalam rahim. Jika embrio menempel (implan) di lapisan rahim dan tumbuh, hasil kehamilan.