HALLOBUNDA.CO – Setiap anak memiliki perjalanan tumbuh kembang yang berbeda. Ada anak yang cepat berbicara, mudah berinteraksi, atau memiliki cara belajar yang unik. Namun, sebagian orang tua mungkin menemukan beberapa tanda perkembangan yang terasa berbeda dan mulai bertanya apakah hal tersebut perlu diperhatikan lebih lanjut.
Autism Spectrum Disorder (ASD) atau gangguan spektrum autisme merupakan kondisi perkembangan saraf yang dapat memengaruhi komunikasi, interaksi sosial, dan cara anak merespons lingkungan.
Apa Itu Autisme pada Anak?
Autisme bukan penyakit yang disebabkan oleh pola asuh orang tua. Setiap anak dengan autisme memiliki karakteristik yang berbeda sehingga tanda yang muncul dapat beragam.
Ciri Anak Autis yang Perlu Diperhatikan
1. Perbedaan Komunikasi
Beberapa tanda yang dapat diamati:
– Belum mengoceh atau berbicara sesuai tahap usia.
– Tidak menggunakan gestur seperti menunjuk atau melambaikan tangan.
– Tidak merespons ketika namanya dipanggil.
2. Perbedaan Interaksi Sosial
Tanda yang dapat terlihat:
– Kontak mata yang lebih sedikit.
– Kurang menunjukkan minat berbagi perhatian.
– Tidak banyak meniru ekspresi atau aktivitas orang lain.
3. Pola Perilaku Berulang
Sebagian anak dapat menunjukkan:
– Gerakan berulang.
– Ketertarikan kuat terhadap aktivitas tertentu.
– Sensitivitas terhadap suara, tekstur, atau perubahan rutinitas.