10 Permainan Rumahan untuk Melatih Koordinasi Tangan dan Jari Anak Pra-Sekolah

Syafaria Hadyandari
14 Min Read
Anak pra sekolah melatih motorik halus dengan penjepit dan plastisin
Anak pra sekolah melatih motorik halus dengan penjepit dan plastisin

10 Permainan Motorik Halus Anak Pra Sekolah yang Bisa Dicoba di Rumah

Siapkan aktivitas dalam sesi singkat. Lima sampai lima belas menit dapat cukup jika anak sedang tertarik. Bunda boleh berhenti lebih cepat ketika anak lelah atau frustrasi, lalu mencoba kembali di hari lain.

1. Pindahkan pompom dengan penjepit

Letakkan dua mangkuk dan beberapa pompom berukuran cukup besar. Minta anak memindahkan pompom menggunakan penjepit makanan kecil atau penjepit kayu yang mudah ditekan. Gerakan membuka-menutup penjepit melatih kontrol jari dan koordinasi mata-tangan.

Baca Juga  Kejam! Bocah 7 Tahun Diperkosa Oleh Ayah dan Kakeknya, Hingga Miliki Penyakit Kelamin

Naikkan tantangan: Mulai dengan benda besar dan jarak dekat. Setelah anak nyaman, kelompokkan berdasarkan warna atau letakkan wadah sedikit lebih jauh.

Keamanan: Hindari benda kecil jika anak masih sering memasukkan benda ke mulut. Dampingi terus.

2. Bentuk dan “masak” dengan plastisin

Ajak anak meremas, menggulung, mencubit, memipihkan, dan memotong plastisin dengan alat tumpul. Bunda dapat membuat tema sederhana seperti toko roti atau kebun mini agar gerakan tangan terjadi di dalam permainan imajinatif.

Naikkan tantangan: Minta anak membuat bola besar terlebih dahulu, lalu bola yang lebih kecil atau bentuk memanjang.

Keamanan: Gunakan bahan yang sesuai usia dan awasi agar tidak dimakan.

Baca Juga  Tren Parenting 2026: Screen-smart Kids, Bukan Screen-free Saja

3. Meronce sedotan besar

Potong sedotan kertas menjadi potongan cukup besar lalu gunakan tali tebal dengan ujung yang kaku. Anak berlatih mengarahkan lubang, menahan tali, dan mengoordinasikan kedua tangan.

Naikkan tantangan: Buat pola dua warna sederhana jika anak sudah lancar.

Keamanan: Pastikan ukuran bahan tidak menjadi risiko tersedak.

4. Sobek, remas, lalu kolase

Sediakan kertas warna atau kertas bekas bersih. Anak dapat menyobeknya menjadi potongan, meremas sebagian menjadi bola, lalu menempelkan pada gambar besar. Aktivitas ini menggabungkan kekuatan jari, koordinasi bilateral, dan kreativitas.

Naikkan tantangan: Tidak perlu mengejar bentuk rapi. Biarkan anak memilih ukuran dan posisi potongan.

Keamanan: Gunakan lem anak secukupnya dan awasi penggunaannya.

Baca Juga  Sarapan Sebelum Sekolah: Kunci Membantu Konsentrasi dan Semangat Belajar Anak

5. Jepit “jemuran mini”

Pasang tali rendah atau gunakan tepi kotak. Anak menjepit kartu gambar, kaus kaki boneka, atau potongan kain menggunakan penjepit yang ringan.

Naikkan tantangan: Ajak mencocokkan warna atau menghitung jumlah jepitan.

Keamanan: Pilih penjepit yang tidak terlalu keras dan tidak memiliki bagian tajam.

Share this Article
Reading: 10 Permainan Rumahan untuk Melatih Koordinasi Tangan dan Jari Anak Pra-Sekolah