3. Ayah Sebagai Pemandu Prinsip
Ayah memiliki peran dalam mengajarkan anak tentang perilaku yang diharapkan secara sosial.
Hal ini juga dapat membantu anak-anak untuk belajar perbedaan antara yang benar dan salah, serta mengajarkan kepada anak-anak untuk mengalami dan memahami konsekuensi.
Peran ayah yang memberikan panduan untuk anak-anak mereka tak hanya untuk mempertahankan otoritas, namun juga bermakna bisa menggunakannya dengan efektif.
4. Ayah Sebagai Penyedia
Secara umum, seorang ayah dianggap sebagai penyedia keperluan sumber saya utama bagi keluarga.
Ayah menyediakan uang, makanan, tempat tinggal, pakaian untuk anak dan keluarganya.
Namun, ayah tak hanya penyedia keperluan materi saja, sosok kepala keluarga tersebut juga menjadi penyedia pengasuhan untuk anak.
Seringkali para ayah menganggap bahwa tugasnya hanya sekedar penyedia keperluan yang bersifat material.
5. Ayah Sebagai Penyiap
Idealnya, peran ayah yang besar dalam menyiapkan anak untuk menghadapi tantangan hidup.
Misalnya, dengan sering mengajak anak berbincang tentang nilai-nilai dan moral keluarga, serta contoh perilaku yang pantas.
Seorang ayah tak perlu menunggu anaknya dewasa untuk mempersiapkan anak untuk menghadapi tantangan hidup tersebut. Sebaiknya dilakukan sejak anak usia dini, dan berlanjut hingga sepanjang hidupnya.***