Sultan Andara itu justru melihat, peristiwa ini menjadi momen untuk hadir sebagai seorang ayah di hadapan anaknya.
Persitiwa yang dialami Rafathar bisa menjadi momen Raffi mengajarkan nilai hidup dan bagaimana cara untuk bertindak dan menyikapinya.
“Tapi justru dari situlah perlunya kehadiran seorang bapak, kalau ibunya kan udah nangis aja,” jelas suami Nagita Slavina itu.
Dirinya segera memberikan pengertian dan pengarahan terkait pemukulan yang telah dialami Rafathar.
Setelah kejadian tersebut, Raffi pun menyampaikan apa saja hal yang harus dilakukan sang buah hatinya jika hal serupa terjadi lagi kepadanya.
“Gue bilang sama Rafathar, kamu yang penting gak mukul duluan, tapi kalo kamu ada yang mukul harus bisa membela diri, gak harus memukul atau apa,” ucap Raffi.
“Tapi kalo udah keterlaluan, bisa tangkis atau balas memukul kalau perlu, yang penting jangan diintimidasi,” ujar Sultan Andara itu.
Lebih lanjut, Raffi dan Nagita mengetahui anaknya telah dipukul temannya dari pihak sekolah.
Disebutkan juga, pihak sekolah memberi tahu Raffi dan Nagita Slavina melalu email lalu menjelaskan peristiwa yang telah terjadi kepada putra sulungnya.
Bunda atau Ayah mungkin akan sedih jika sang buah hati mengalami lebam-lebam saat dipukul oleh temannya.
Dikutip dari situs today.com, sulit untuk tenang saat menemukan anak telah terluka, tetapi orang tua harus tetap tenang dan tidak melakukan sesuatu yang kontraproduktif.
Hal tersebut yang akan membuat anak berpikir sebaiknya lebih memilih tutup mulut dan menderita dalam diam.
Di sinilah sangat penting bagi orang tua untuk duduk dan berbicara dengan anak, maka dari itu beginilah cara mengajarkan anak yang benar dalam membela dirinya.