Namun tak hanya animasi itu saja yang membuat si Kecil menjadi overstimulasi, ada beberapa tontonan lain yang harus diwaspadai.
Jika si Kecil dibiarkan begitu saja menonton tontonan seperti itu, akan menyebabkan sang buah hati mengalami stimulasi yang berlebihan.
Bunda dan Ayah pasti penasaran kan? Tontonan apa saja yang tidak boleh diberikan kepada sang buah hati.
3 Tontonan Kartun yang Membuat si Kecil Overstimulasi

Dikutip dari lama parents.com, stimulasi berlebihan sering terjadi pada sang buah hati.
Bukan rahasia lagi kalau anak kecil mempunyai emosi yang besar. Dan bukan hal yang aneh jika anak-anak gampang terpengaruh.
Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan tantrum atau perilaku emosional pada si Kecil, namun salah satu penyebab utamanya adalah overstimulasi.
Kelebihan sensorik dapat membuat anak menjadi lebih lelah dan mungkin mencapai titik puncaknya.
Meskipun krisis terjadi secara tiba-tiba, biasanya ada beberapa tanda utama yang menandakan rangsangan berlebihan akan segera terjadi.
Mengalami stimulasi yang berlebihan adalah respons tubuh terhadap aktivitas atau rangsangan berlebih.
Anak kecil mungkin lebih mudah terstimulasi secara berlebihan dibandingkan anak yang lebih besar.
Sementara beberapa anak memiliki ambang batas yang lebih rendah pada usia berapa pun.
Meskipun setiap anak dapat mengalami rangsangan yang berlebihan, beberapa anak dengan autisme, kecemasan, atau diagnosis lain lebih rentan mengalaminya.