“Wanita membutuhkan waktu dan dukungan yang cukup untuk menyusui, cuti hanya 3 bulan itu waktu menyusui yang rendah,” ujar dokter Naomi.
Padahal seorang ibu yang selalu memberikan ASI dapat mencegah kematian seorang ibu dari penyakit yang ganas yakni kanker payudara.
Pentingnya Selalu Memberikan ASI Bagi Ibu dan Anak

1. Menyusui Bisa mencegah Kematian Ibu dan Bayi
Menyusui adalah sebuah investasi yang jarang disadari oleh banyak orang, khususnya bagi seorang wanita.
Menurut dokter Naomi, menyusui bisa mencegah 823.000 kematian bayi dan 20.000 kematian ibu setiap tahunnya.
Selain itu, pentingnya selalu memberikan ASI pada si Kecil, seorang ibu akan terhindar dari kanker payudara.
Bahkan, dalam memberikan ASI bisa mencegah kehilangan 302 miliar dolar AS di bidang ekonomi setiap tahunnya.
Menyusui dikaitkan dengan biaya medis yang lebih rendah lantaran anak yang disusui memiliki kekebalan tubuh yang lebih baik dan tidak mudah jatuh sakit.
2. Pentingnya Memberi Nutrisi yang Tepat Bagi si Kecil
Dikutip dari situs pregnancybirthbaby.org, 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) mengacu pada kehidupan anak sejak masih di dalam kandungan.
Hingga mencapai usia 2 tahun, karena hal ini masih dalam masa ketika otak, tubuh, dan sistem kekebalan tubuh dan berkembang dengan signifikan.
Dokter Naomi juga menjelaskan keuntungan yang anak bisa dapatkan jika diberi nutrisi yang tepat pada 1.000 HPK, seperti:
- Menurunkan risiko berbagai penyakit, termasuk obesitas dan diabetes.
- Kemungkinan akan lahir dengan berat badan yang sehat.
- Menjadi pembelajar yang baik dengan sedikit masalah perilaku di tingkat kanak-kanak.
Salah satu yang bisa memaksimalkan 1.000 HPK adalah ASI eksklusif yang diberikan oleh seorang ibu.
Bunda pasti saat ini bingung lantaran sibuknya bekerja harus membuat berhenti dalam memberikan ASI.
Berikut ada 5 cara mudah bagi Bunda-Bunda yang sibuk dalam bekerja namun tetap ingin memberikan ASI sampai anak berusia 2 tahun.