Tertinggi di Asia, 57 Persen Ibu di Indonesia Alami Baby Blues Pasca Melahirkan

Lafa Zidan Alfaini
5 Min Read
Tertinggi di Asia, 57 Persen Ibu di Indonesia Alami Baby Blues Pasca Melahirkan

Selain itu, lanjutnya konflik batin atas kemampuan seseorang yang baru menjadi ibu mengakibatkan rasa cemas yang berlebih.

Hal tersebut dapat terjadi, dikarenakan atas penerimaan serta penolakan terhadap peran baru, yang mengakibatkan seorang ibu mengalami sindrom seperti itu.

“Melalui kerabat seri satu di tahun 2024 ini, kami berharap dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kader BKB dan peserta mengenai keadaan baby blues,” ungkap Nopan.

“Sehingga peserta maupun kader BKB dapat mengetahui dan menindaklanjuti saat diri sendiri maupun orang sekitar mengalami baby blues.

Sementara itu ada seseorang Psikolog dari HIMPSI Naftalia Kusumardhani menyatakan hamil merupakan proses yang cukup berat, dari situlah wanita akan mengalami sindrom tersebut.

Baca Juga  Diduga Alami Baby Blues, Seorang Ibu Hampir Lempar Bayinya ke Rel, Begini 5 Peran Penting Ayah

“Proses hamil itu berat bagi seorang ibu, kemana-mana selama sembilan bulan membawa bayi bukanlah hal yang mudah,” ucap Naftalia selaku Psikolog HIMPSI.

“Tentunya masa itu menyenangkan, tetapi bagi yang tak berharap untuk hamil, pernah mengalami kesulitan sebelumnya, sedang konflik dengan keluarga dan sebagainya, maka masa kehamilan ini bisa jadi tidak menyenangkan,” sambungnya.

Bukan hanya itu saja, Naftalia mengatakan ada klien yang bercerita kepadanya setelah mengalami kondisi yang tidak menyenangkan pada kehamilan pertama sehingga pemicu sindrom itu.

“Dia mengalami stres berat karena semuanyi selingkuh, ibu itu bercerita ‘seandainya aku enggak hamil, aku bisa meninggalkan suamiku dengan gampang,”  ujar Naftalia.

TAGGED:
Share this Article
Reading: Tertinggi di Asia, 57 Persen Ibu di Indonesia Alami Baby Blues Pasca Melahirkan