Cara Menyimpan ASI di Kulkas Bawah
Menyimpan ASI di kulkas bawah memiliki keuntungan karena bagian bawah biasanya memiliki suhu yang lebih stabil.
Bunda perlu menyimpan ASI di rak paling bawah yang merupakan bagian terdingin dari kulkas.
Pastikan ASI tidak terkena suhu pintu kulkas yang sering berubah, untuk memastikan kualitas ASI tetap terjaga.
Cara Menyimpan ASI di Kulkas Campur
Jika kulkas yang digunakan untuk menyimpan ASI juga digunakan untuk menyimpan berbagai jenis makanan, langkah-langkah berikut ini penting untuk menjaga kualitas ASI.
Gunakan wadah khusus untuk ASI yang tertutup rapat agar terhindar dari kontaminasi.
Jangan menyimpan ASI dekat dengan makanan yang berbau kuat untuk mencegah tercampurnya bau dan rasa yang bisa mempengaruhi kualitas ASI.
Cara Menyimpan ASI di Freezer Tunggal
Freezer tunggal biasanya memiliki suhu yang sangat dingin dan konstan, ideal untuk penyimpanan ASI jangka panjang.
Bagi ASI dalam porsi kecil untuk sekali pakai agar lebih praktis saat digunakan.
Labeli dengan tanggal pemompaan dan letakkan di bagian belakang freezer untuk memastikan ASI terjaga kualitasnya. Dengan cara ini, ASI bisa bertahan hingga 6 bulan di dalam freezer.
Cara Menyimpan ASI di Suhu Ruang
Menyimpan ASI di suhu ruang sebaiknya hanya dilakukan dalam waktu yang singkat.
Dikutip HALLOBUNDA.CO dari situs Mayo Clinic, ASI dapat disimpan di suhu ruang (25°C) selama 4 jam.
Gunakan wadah steril dan simpan di tempat yang bersih dan aman untuk memastikan ASI tetap segar selama penyimpanan singkat ini.
Berapa Lama ASI Bertahan di Kulkas?

Ketahanan ASI di kulkas sangat bergantung pada suhu dan cara penyimpanannya.
Menurut Healthline, di kulkas bawah dengan suhu 4 derajat celcius, ASI bisa bertahan hingga 4 hari.
Di freezer, ASI dapat bertahan hingga 6 bulan jika disimpan dengan benar.
Oleh karena itu, penting untuk selalu memperhatikan suhu penyimpanan dan memastikan wadah ASI tertutup rapat dan steril.