Mendidik Anak Laki-laki Jadi Pribadi yang Lembut, Bukan Lemah

Lafa Zidan Alfaini
4 Min Read
Mendidik Anak Laki-laki Jadi Pribadi yang Lembut, Bukan Lemah

HALLOBUNDA.CO – Selama bertahun-tahun, banyak masyarakat masih terjebak dalam stereotip bahwa laki-laki harus kuat, tidak boleh menangis, dan harus menyembunyikan emosi.

Padahal, menjadi pribadi yang lembut bukan berarti lemah—justru ini adalah bagian penting dari kecerdasan emosional yang akan sangat berguna dalam kehidupan sosial maupun masa depan anak.

Maka dari itu, sangat penting bagi orang tua, terutama Bunda dan Ayah, untuk mulai membentuk pola asuh yang lebih terbuka terhadap ekspresi emosi dan kelembutan pada anak laki-laki.

Sejak usia dini, anak-anak sebenarnya sudah menunjukkan berbagai ekspresi emosi seperti sedih, takut, dan empati. Namun sering kali, anak laki-laki ditekan untuk menyembunyikan itu semua demi tampil “jantan.”

Baca Juga  Menjadi Contoh Nyata: Pentingnya Keteladanan dalam Mendidik Anak

Ini bisa berdampak buruk, lho, Bunda. Anak jadi kesulitan mengekspresikan perasaannya, merasa malu untuk menangis, dan akhirnya tumbuh menjadi pribadi yang sulit terbuka.

Padahal, laki-laki juga perlu memiliki kemampuan untuk memahami dan merespons emosi orang lain secara tepat.

TAGGED: ,
Share this Article
Reading: Mendidik Anak Laki-laki Jadi Pribadi yang Lembut, Bukan Lemah