Tidur dan Memori Anak: 6 Kebiasaan Malam untuk Mendukung Daya Ingat

Syafaria Hadyandari
4 Min Read
Ibu membacakan cerita sebelum anak tidur sebagai bagian dari rutinitas malam
Ibu membacakan cerita sebelum anak tidur sebagai bagian dari rutinitas malam

HALLOBUNDA.CO – Bunda mungkin pernah melihat si Kecil lancar menyebutkan materi pada sore hari, tetapi kesulitan mengingatnya keesokan pagi. Hal ini tidak selalu berarti ia kurang berusaha. Belajar dan mengingat dipengaruhi banyak hal, termasuk perhatian, pengulangan, suasana emosional, serta tidur yang cukup.

Apa Hubungan Tidur dan Memori Anak?

Menurut CDC, memori bekerja melalui beberapa tahap: menerima informasi, menyimpannya, lalu memanggilnya kembali. Penelitian tentang tidur menunjukkan bahwa proses konsolidasi memori—penguatan jejak ingatan setelah belajar—berkaitan dengan aktivitas otak selama tidur. Karena itu, tidur menjadi salah satu bagian penting dari rutinitas belajar anak, bukan pengganti latihan atau pengulangan.

Baca Juga  Mengapa Tidur Membantu Anak Mengingat? 5 Cara Menjaga Kualitas Istirahat

Kurang tidur juga dapat membuat anak lebih mengantuk, mudah tersinggung, dan kesulitan mempertahankan perhatian. Saat perhatian terganggu, informasi baru pun lebih sulit dipelajari. Namun, tidak ada satu kebiasaan malam yang dapat menjamin anak langsung memiliki daya ingat lebih kuat.

6 Kebiasaan Malam untuk Mendukung Daya Ingat Anak

1. Tetapkan jam tidur dan bangun yang konsisten

Usahakan jadwal tidur tidak berubah jauh antara hari sekolah dan akhir pekan. Rutinitas yang dapat diprediksi membantu tubuh mengenali waktu istirahat.

2. Beri jeda tenang setelah belajar

Setelah mengerjakan tugas, ajak anak merapikan buku, mengobrol ringan, atau membaca cerita. Hindari menjadikan menit terakhir sebelum tidur sebagai sesi menghafal yang penuh tekanan.

Baca Juga  Tidur dan Memori Anak: Rutinitas Malam yang Membantu Otak Menyimpan Pengalaman

3. Kurangi paparan layar menjelang tidur

Buat kesepakatan keluarga untuk menghentikan gim dan video sebelum waktu tidur. Aktivitas yang menarik atau membuat anak terjaga bisa menyulitkan proses menenangkan diri.

Share this Article
Reading: Tidur dan Memori Anak: 6 Kebiasaan Malam untuk Mendukung Daya Ingat