Namun, sebagai orang yang tumbuh besar di Indonesia dengan budaya ketimuran tentu saja menjelaskan alat tersebut membuat lidah sedikit kelu.
Apalagi jika Bunda dan Ayah belum menemukan kata yang tepat untuk menjelaskan kepada sang buah hati.
Maka dari itu, jika belum ditodong pertanyaan tentang kondom oleh sang buah hati, harus mengetahui cara ini.
Cara Menjelaskan Kondom ke si Kecil Sesuai Umurnya

Berikut ada beberapa jawaban namun sesuai dengan umur sang buah hati yang harus diketahui oleh Bunda dan Ayah, di antaranya:
1. Anak yang Berumur di Bawah 10 Tahun
Biasanya, anak bertanya tentang kondom dalam situasi tidak sengaja melihat. Kasus yang sering terjadi adalah anak melihat kondom karena diletakkan di bagian kasir minimarket bersama dengan permen-permen.
Jika anak bertanya (atau meminta karena dikira permen), maka jawaban yang bisa diberikan adalah, ‘Ini (obat) untuk orang dewasa, bukan untuk anak-anak.
Cukup sampai di situ saja kemudian alihkan perhatian anak pada hal lain, dan menjauh dari alat tersebut ditaro.
Kalau perlu, sarankan pada karyawan toko untuk memindahkan display barang tersebut ke tempat yang lebih tepat dan di atas jangkauan anak-anak.
Jawaban serupa juga berlaku jika anak menemukan kondom di rumah.