2. Memberikan Anak Air Lemon
Bunda mungkin sudah mengenal air lemon yang digunakan sebagai bahan utama infused water.
Selain memiliki rasa yang segar dan menarik untuk balita, air lemon juga bisa mengatasi panas dalam yang biasanya melanda anak saat sakit flu atau batuk.
Kandungan Vitamin C dan antioksidan dalam lemon akan meningkatkan jumlah produksi air liur sehingga membran mukosa akan terjaga kelembabannya.
Bunda bisa mencampur lemon dengan air hangat serta menambahkan madu, ini akan menjadi cara untuk memaksimalkan khasiat dari air lemon.
3. Perhatikan Kebutuhan Asupan Cairan Anak
Wajar jika si Kecil rewel dan menolak minum ketika sedang panas dalam, karena panas dalam dapat membuatnya sulit menelan, terlebih lagi jika harus makan atau minum.
Meski demikian, memerhatikan asupan cairan balita sangatlah penting untuk memastikan lapisan dalam di tenggorokan tetap terhidrasi.
Bunda dapat menyajikan cairan dalam bentuk air putih, teh, atau minuman lain dengan suhu yang nyaman untuk tenggorokan.
Memastikan tenggorokan terhidrasi dapat mempercepat proses penyembuhan panas dalam.
4. Memberikan Sup Ayam
Pemberian asupan cairan tak hanya dari minuman saja, karena bisa dari makanan seperti sup hangat.
Selain melezatkan dan mengenyangkan, semangkuk sup hangat juga bisa jadi obat panas dalam alami.
Sup hangat juga bisa menggantikan makanan goreng-gorengan dan keripik yang dapat memperparah panas dalam anak.
Tips tambahan, Bunda sebaiknya juga menambahkan bawang putih pada sup untuk si Kecil, karena kandungannya dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh.
5. Minum dan Mengoleskan Madu
Bukan rahasia umum lagi jika madu memiliki beragam manfaat untuk kesehatan tubuh, termasuk ampuh untuk melegakan berbagai masalah tenggorokan.
Jadi, jika si Kecil mengeluhkan tenggorokan yang mulai terasa sakit atau kering, segera berikan sang buah hati minum madu murni.
Bunda bisa mencampurnya dengan teh, air hangat, atau diminum begitu saja.
Madu juga bisa jadi solusi bibir kering sampai pecah-pecah akibat panas dalam.
Jika ini terjadi pada anak, mama dapat mengoleskan madu pada bibirnya untuk menjaga kelembapan alaminya.