3. Adanya Takut Kepada Kegagalan
Sifat takut dengan kegagalan mungkin bisa menjadi alasan yang mendorong perilaku yang curang pada sang buah hati.
Situasi ini terjadi lantaran anak akan merasa sulit mengatasi rasa kecewanya karena telah gagal.
Rasa takut gagal ini seringkali membuat kecemasan sang buah hati makin bertambah menjelang ujian.
Kecemasan lantaran takut dengan kegagalan akan membuyarkan konsentrasi sang buah hati.
Hingga pada akhirnya tidak menyelesaikan soal dengan baik dan memilih untuk melakukan perbuatan curang.
4. Adanya Tekanan dari Lingkungan
Ada juga kemungkinan bahwa sang buah hati tidak suka melakukan perbuatan tersebut.
Namun, si Kecil mendapat tekanan dari teman-teman di sekitarnya untuk meminjamkan tugasnya.
Jika hal ini masalahnya, berarti teman-temannya berada di kondisi yang salah.
Bunda harus memberitahukan kepada sang buah hati dengan tegas untuk mengatakan tidak.
5. Mengalami Tekanan Akademik
Beberapa anak mungkin memiliki harapan yang tinggi terhadap dirinya sendiri.
Si Kecil juga mungkin merasa orang lain memiliki harapan yang tinggi terhadap mereka.
Jadi, sang buah hati melakukan perbuatan tersebut lantaran untuk memenuhi harapan dan ambisi untuk mendapatkan nilai yang bagus.
Ini yang Harus Orang Tua Lakukan Jika Anak Menyontek

Bunda dan Ayah, sebaiknya jangan langsung memberi hukuman atau memarahi sang buah hati jika dirinya ketahuan menyontek, sebaiknya ajak anak bicara.
Ada beberapa hal yang bisa Bunda dan Ayah lakukan agar sang buah hati mengetahui menyontek adalah perbuatan yang buruk, di antaranya:
- Sesuaikan kembali ekspetasi Bunda dan Ayah terhadap sang buah hati.
- Ajarkan anak bunda untuk mengatasi kegagalan.
- Teruslah dorong anak untuk bersikap jujur.
- Bunda dan Ayah harus menjadi panutan bagi sang buah hati.
- Sesekali harus memuji usaha sang buah hati.
- Berilah kesempatan anak untuk terus berlatih.
- Lalu, bertanya apa alasan atau penyebabnya.
Jika Bunda dan Ayah terus membiarkannya maka akan ada dampak yang buruk terhadap si Kecil.
3 Akibat si Kecil Suka Menyontek
Sang buah hati menyontek sesekali atau dua kali mungkin tidak akan ketahuan, namun jika dilakukan secara terus-menerus akan memiliki dampak untuk masa depannya.