Penyakit ini dapat muncul di bagian tubuh mana saja, tidak hanya pada jari tangan. Bahkan bisa terjadi pada seluruh tangan dan kaki anak tercinta, terutama pada jaring-jaring kulit.
Tak hanya itu saja, ini juga bisa terjadi pada daerah pinggang, selangkangan, serta kulit kepala anak yang belum dewasa.
Pada kondisi yang cukup parah juga, area yang gatal akan mengalami infeksi jika sang anak menggaruk hingga terlalu keras.
Jika hal tersebut sudah terlanjur terjadi maka ini membutuhkan antibiotik, dan segera bawa anak untuk diperiksa di rumah sakit.
Mengatasi Penyakit Scabies Pada Anak

Lebih baik langsung dibawa ke rumah sakit saja, lantaran dokter akan segera mengobati penyakit tersebut dengan meresepkan krim atau semacam lotion untuk membunuh kutu-kutu yang sudah bersarang pada tubuh anak.
Bunda juga bisa mengoleskan krim pada kulit anak di seluruh tubuh dari leher hingga ke kaki, bukan hanya pada daerah yang sudah terkena saja.
Khusus untuk bayi, oleskan krim di wajah namun jangan sampai terkena mulut dan mata, kulit kepala, dan juga seluruh telinga.
Tak berakhir di situ saja, kuku anak juga harus dipotong dan tak lupa berikan obat krim tersebut pada ujung jari si Kecil.
Sebagian besar perawatan juga harus tetap dilakukan pada kulit anak, lebih baik selama 8-12 jam sebelum Bunda memandikan sang buah hati.
Bunda bisa mengoleskan obat krim ini sebelum anak tidur, lalu juga membersihkannya dengan memandikan si Kecil saat fajar tiba.
Jika semua hal tersebut efektif dilakukan, seharusnya ke depannya sudah tidak akan ada ruam lagi atau lubang baru setelah 2 hingga 4 hari.
Ingat ini juga ya Bunda, perawatan yang berhasil yaitu ketika gatal dan ruam benar-benar sudah hilang total.
Bunda juga bisa menggunakan obat oral sebagai pengganti lotion kulit untuk mengobatinya. Dokter biasanya akan merekomendasikan krim antihistamin atau steroid, seperti hidrokortison, untuk membantu mengatasi rasa gatal.
Gimana Bunda? Sekarang sudah tahu kan cara mengatasi Scabies yang terjadi pada anak, mulai sekarang jangan panik lagi ya!***