Perlu diketahui, protein tanpa lemak harus tersedia dalam jumlah yang banyak Bunda.
Hal ini dapat diperoleh secara bersamaan dengan sayuran berdaun serta makanan lain dengan kandungan mineral seperti kalsium, kalium serta zinc yang memiliki pengaruh besar pada pertumbuhan anak.
Selama anak dalam masa pertumbuhan, berikut beberapa jenis makanan untuk memenuhi nutrisinya anak agar tumbuh tinggi:
- Buah-buahan dan sayuran segar
- Biji-bijian serta kacang-kacangan
- Protein
- Produk susu
2. Suplemen
Hanya ada beberapa kasus di mana suplemen mungkin sesuai untuk meningkatkan tinggi badan anak-anak, dan menghindari penyusutan tulang pada orang dewasa yang lebih tua, Bunda.
Sebagai contoh, bila anak memiliki kondisi yang memengaruhi produksi hormon pertumbuhan manusia (HGH), maka dokter mungkin akan memberikan rekomendasi suplemen yang mengandung HGH sintetis.
3. Tidur cukup
Terkadang pola tidur yang berantakan membuat anak memiliki jam tidur yang kurang.
Masalah ini dapat memengaruhi tinggi badan dalam jangka panjang, bahkan dapat menyebabkan komplikasi lainnya terkait kesehatan.
Tidur dengan waktu yang cukup itu penting karena hormon HGH baru dapat dilepas saat tubuh tengah terlelap. Produksi hormon ini, dan lainnya mungkin akan turun jika tidak mendapat waktu yang cukup untuk tidur.
Berikut waktu tidur yang dibutuhkan anak setiap anak agar mendapat tinggi badan maksimal:
- Bayi baru lahir hingga usia 3 bulan: 14-17 jam
- Bayi usia 3-11 bulan: 12-17 jam
- Balita usia 1-2 tahun: 11-14 jam
- Anak usia 3-5 tahun: 10-13 jam
- Anak-anak usia 6-13: 9-11 jam
- Remaja usia 14-17: 8-10 jam
Itulah cara membuat sang buah hati memiliki tubuh yang tinggi, Bunda dapat mempraktekannya di rumah.***