HALLOBUNDA.CO – Anak bisa terpapar konten kekerasan, ujaran kebencian, atau hal yang belum layak bahkan dalam satu klik. Saatnya Bunda hadir jadi penjaga utama dunia digital mereka.
Di balik layar yang terlihat “aman”, bisa jadi ada konten yang merusak pola pikir dan tumbuh kembang anak.
Tak sedikit anak yang terpapar hal negatif tanpa sengaja: mulai dari kekerasan, pelecehan verbal, hoaks, hingga konten seksual.
Yuk, Bunda pelajari cara mendampingi dan mengawasi anak secara bijak, tanpa mengekang tapi tetap melindungi.
Apa Saja Jenis Konten Negatif yang Bisa Ditemui Anak?
- Kekerasan fisik atau verbal
- Konten seksual atau dewasa
- Ucapan kebencian dan intoleransi
- Game atau tantangan berbahaya
- Hoaks dan informasi yang menyesatkan
- Iklan tersembunyi yang manipulatif
Konten seperti ini bisa muncul di YouTube, media sosial, iklan di game, bahkan saat anak browsing tugas sekolah. Inilah mengapa pengawasan aktif dari orang tua sangat penting, Bunda.
Dampak Paparan Konten Negatif bagi Anak
- Meniru perilaku kasar atau tidak pantas
- Menjadi cemas, takut, atau trauma
- Terpengaruh gaya hidup konsumtif
- Terbentuk persepsi keliru tentang tubuh, hubungan, dan nilai diri
- Gangguan tidur dan sulit fokus belajar
- Mengalami cyberbullying atau jadi pelaku tanpa sadar