Mengejutkan! Tak Mendapatkan Susu, Bayi di Gaza Terpaksa Minum Air Seduhan Tepung

Lafa Zidan Alfaini
4 Min Read
Mengejutkan! Tak Mendapatkan Susu, Bayi di Gaza Terpaksa Minum Air Seduhan Tepung

Berawal dari cerita Amira al-Taweel yang kesulitan mencari susu bagi anaknya, Youssef di berbagai macam apotek yang ada di Gaza.

Ibu berusia 33 tahun itu telah melakukan perjalanan panjang dan berkeliling ke sejumlah apotek yang ada di Gaza utara untuk mencari susu guna untuk memberikan asupan makanan atau minuman kepada buah hatinya.

Namun sayang hasilnya nihil, lantaran tidak ada stok susu yang bisa ia berikan untuk buah hatinya tersebut.

“Saya memberinya makan, tapi tidak ada susu karena tidak tersedia. Saya memberinya makan gandum (tepung) yang membuatnya kembung,” kata Al-Taweel baru-baru ini, seperti dikutip dari laman Arab News.

Putra Al-Taweel yang bernama Youssef itu kini tengah terbaring di ranjang Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Gaza tengah. Hal tersebut tak lepas dari imbas kekurangan gizi sejak adanya agresi Israel.

Baca Juga  Bikin Gempar! Ritual Bayi 40 Hari di Madura, Digoyang-goyangkan Hingga Diletakkan di Atas Asap

Youssef terbaring di tempat tidur sempit, tubuhnya yang lemah menerima obat yang sangat dibutuhkan melalui selang infus di kakinya.

“Youssef membutuhkan pengobatan dan susu, tapi tidak tersedia di Gaza,” katanya.

Saat ini kondisi buah hatinya ini cukup memprihatinkan, karena tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman yang baik dan layak dikonsumsi.

Kantor media Pemerintah Hamas mengatakan setidaknya 32 orang, banyak di antaranya anak-anak, tewas karena kekurangan gizi di Gaza sejak perang pecah pada 7 Oktober 2023.

Kementerian Kesehatan wilayah tersebut mengatakan, kampanye militer Israel telah menewaskan 36.439 orang di Gaza, sebagian besar juga warga sipil.

Namun lembaga-lembaga bantuan memperingatkan bahwa situasi yang lebih buruk akan terjadi jika menyangkut anak-anak.

Baca Juga  Jangan Anggap Sepele! Ini 7 Tips Meningkatkan Kekebalan Tubuh Bayi saat Cuaca Ekstrem

Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan bahwa lebih dari empat dari lima anak tidak makan sepanjang hari setidaknya sekali dalam 72 jam.

“Anak-anak kelaparan,” kata Juru Bicara WHO Margaret Harris dalam sebuah pernyataan pada Sabtu pekan lalu.

Meningkatnya angka kekurangan gizi di kalangan anak-anak Gaza sebagian besar disebabkan akibat blokade Israel sehingga membuat bantuan kemanusiaan yang masuk ke wilayah Palestina tidak mencapai tujuan yang diharapkan.

TAGGED:
Share this Article
Reading: Mengejutkan! Tak Mendapatkan Susu, Bayi di Gaza Terpaksa Minum Air Seduhan Tepung