Anak Didengar, Bunda Dihargai: Rahasia Hubungan Lewat Komunikasi Dua Arah

Lafa Zidan Alfaini
3 Min Read
Anak Didengar, Bunda Dihargai: Rahasia Hubungan Lewat Komunikasi Dua Arah

Ciri Komunikasi Dua Arah yang Sehat

Ciri Penjelasan
Tanya & Jawab Bunda ajukan pertanyaan terbuka, biarkan anak menjawab dan merespons
Mendengarkan Aktif Tatap mata, ulang kata mereka, beri waktu bicara tanpa interupsi
Umpan Balik Positif Tanggapi pendapat anak dengan kalimat seperti “Aku paham…” atau “Kamu hebat bisa bilang itu”
Percakapan Bergantian Setelah anak bicara, Bunda juga buka peluang bicara dengan alami, bukan langsung instruksi

Cara Praktis Latih Komunikasi Dua Arah

  1. Ritual Harian: Mulai ngobrol saat sarapan atau sebelum tidur soal cerita harian mereka.

  2. Waktu Mendengarkan: Setiap hari sisihkan 10 menit khusus “curhat” tanpa gawai.

  3. Latihan Ekspresi: Ajari anak menamai perasaan: senang, kesal, kecewa—lalu dengarkan ceritanya.

  4. Bermain Peran: Pura-pura jadi guru & murid atau dokter & pasien—ini melatih anak merespon ketika giliran berganti.

  5. Beri Pilihan: Tanyakan dua opsi, misal “Mau sarapan bubur atau roti?” – ini melatih anak untuk berpikir dan menyampaikan pilihan.

Baca Juga  Ngeri! Judi Online Tak Hanya Dimainkan Orang Dewasa Saja, Kini Anak-anak Juga Ikut Terjerat

Manfaat Jangka Panjang untuk Si Kecil

  • Kemampuan sosial meningkat: mudah menjalin persahabatan karena terbiasa bicara & mendengar

  • Keterampilan emosional lebih sehat: anak belajar menyampaikan kebutuhan tanpa teriak

  • Keterbukaan dalam keluarga: anak jadi lebih berani curhat soal hal sulit, seperti di sekolah

TAGGED:
Share this Article
Reading: Anak Didengar, Bunda Dihargai: Rahasia Hubungan Lewat Komunikasi Dua Arah