3. Permissive (Memanjakan) – Penuh Kasih, Minim Aturan
Orang tua cenderung menghindari konflik dan membiarkan anak bebas tanpa batasan jelas.
Contoh: “Terserah kamu deh, asal kamu senang.”
Risiko: Anak kurang disiplin, sulit menghargai aturan, dan cenderung impulsif.
4. Neglectful (Abai) – Minim Keterlibatan dan Perhatian
Gaya ini ditandai dengan kurangnya kehangatan dan kontrol. Orang tua mungkin sibuk, stres, atau tidak terlibat aktif dalam kehidupan anak.
Risiko: Anak merasa tidak diperhatikan, kesulitan membentuk relasi sosial yang sehat.
Mana yang Paling Baik untuk Anak?

Dari berbagai penelitian, gaya otoritatif (tegas tapi hangat) dianggap sebagai gaya yang paling efektif untuk membentuk anak yang sehat secara emosional dan sosial.
Tapi tentu, setiap keluarga unik. Yang penting adalah kesadaran dan keseimbangan. Bunda bisa memadukan pendekatan sesuai usia, situasi, dan kebutuhan anak.