HALLOBUNDA.CO – Si kecil tiba-tiba menangis, teriak-teriak, bahkan berguling di lantai saat sedang di tempat umum?
Tenang, Bun! Yuk pelajari cara menghadapinya dengan bijak, penuh cinta, dan tetap tegas.
Pernah nggak, Bun, sedang asyik belanja di supermarket atau makan di restoran, tiba-tiba si kecil tantrum? Menangis keras, menjerit, bahkan melempar benda.
Sementara orang-orang mulai melirik, bahkan ada yang berkomentar sinis.
Rasanya pasti campur aduk—malu, panik, kesal, sekaligus kasihan melihat si kecil yang emosinya sedang meledak-ledak.
Tenang, Bunda tidak sendiri. Tantrum adalah hal yang umum terjadi, terutama pada anak usia 1–4 tahun. Ini adalah fase normal dalam perkembangan emosi mereka.
Justru lewat tantrum, anak sedang belajar mengelola rasa kecewa, marah, atau frustasi.
Tapi tetap ya, Bun, kita perlu tahu bagaimana cara meresponsnya dengan tepat apalagi kalau terjadi di tempat umum.
Mengapa Anak Tantrum?

Sebelum tahu cara menanganinya, penting juga untuk memahami kenapa si kecil bisa tantrum. Beberapa penyebab umumnya antara lain:
-
Lelah atau mengantuk
Anak-anak belum bisa mengenali dan menyampaikan rasa lelah dengan kata-kata. Jadilah tantrum sebagai “sinyal bahaya” dari tubuhnya.