Menurut Studi: Hubungan Persahabatan yang Terjalin saat Kuliah Akan Lebih Awet

Lafa Zidan Alfaini
5 Min Read
Menurut Studi: Hubungan Persahabatan yang Terjalin saat Kuliah Akan Lebih Awet

Persahabatan lulusan perguruan tinggi di tahun itu awet karena kedekatan yang terjalin lama selama mereka belajar.

Orang-orang yang berasal dari daerah berbeda berkumpul dan berinteraksi untuk waktu lama dan berkualitas.

Persahabatan mereka tetap ada meski sudah lulus dan berkarier lantaran memiliki sejarah bersama, yaitu semasa kuliah.

“Persahabatan jangka panjang yang muncul dalam penelitian ini memberikan rasa sejarah yang jarang terjadi di lingkungan yang berubah saat ini,” ungkap Glenn.

Tak hanya itu saja, Glenn menambahkan walau menjalani karier berbeda dan di wilayah berbeda, orang yang menjalin pertemanan akan menghubungi satu sama lain.

Entah untuk sekadar menanyakan kabar, atau saling mencurahkan hati tentang hal-hal yang terjadi pada karier masing-masing.

Baca Juga  Indra Brasco tak Ingin Anak-anaknya Fatherless, Begini 5 Peran Penting Ayah dalam Pengasuhan

Ketika sesuatu yang buruk terjadi, tinggal mengangkat telepon dan menghubungi untuk berbagi.

Hal itulah yang memperkuat persahabatan yang mana tidak dilakukan siswa SMP untuk menghubungi teman masa SD-nya.

Teknologi yang berkembang semasa kuliah juga ikut mempengaruhi kualitas hubungan pertemanan.

Ketika mahasiswa zaman dulu bisa menghubungi lewat email atau fax, kini lebih canggih lagi.

Media sosial yang ada sekarang juga sangat membantu para alumni yang dulunya berteman dekat menjadi semakin akrab.

Hanya saja, teknologi pulalah yang dikhawatirkan dapat mempengaruhi hubungan bagi mahasiswa yang berteman di masa sekarang.

Glenn Sparks menilai, internet, televisi, dan game online bisa saja berpengaruh terhadap komunikasi sekelompok mahasiswa.

Baca Juga  Mainan Seperti Apa yang Bagus untuk Bayi? Permainan Bermakna yang Menstimulasi Bantu Mendukung 1000 Hari Pertama Kehidupan Anak

Alih-alih menjalin pertemanan, tak sedikit dari mahasiswa yang memilih menghabiskan waktu luangnya bermain game atau berselancar di internet.

“Teknologi menawarkan kemampuan luar biasa untuk tetap berhubungan dengan orang-orang, tetapi juga dapat mencegah kita untuk benar-benar mengenal seseorang,” kata Glenn.

Melihat apa yang diungkap Glenn Sparks di atas, jalinan persahabatan yang terjalin di luar pendidikan tinggi pun berpotensi menghasilkan hubungan yang awet.

Kuncinya adalah, ada orang-orang yang mempunyai ketertarikan yang sama dan saling berkomunikasi untuk waktu yang lama.

Apakah Bunda punya teman dekat semasa kuliah yang masih saling menghubungi meski sudah terpisah bertahun-tahun?

Jika ada, pertahankan dengan coba tanyakan kabarnya secara berkala.

Baca Juga  Kejam! Siswi SD Diculik Lalu Diperkosa Hingga Dijual Kepada 20 Lelaki, Ajarkan 3 Hal Ini Pada Anak
TAGGED:
Share this Article
Reading: Menurut Studi: Hubungan Persahabatan yang Terjalin saat Kuliah Akan Lebih Awet