3 Cara Mengatasi Kandungan yang Lemah
Bunda perlu tahu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi ini, di antaranya:
1. Suplementasi Progesteron
Jika Bunda memiliki riwayat penyebab kandungan yang tidak kuat, dokter mungkin akan menyarankan suntikan mingguan dalam bentuk hormon progesteron atau yang disebut hidroksiprogesteron kaproat.
Suntikan ini biasanya dilakukan selama kehamilan saat memasuki trimester kedua dan trimester ketiga.
Namun, penelitian lebih lanjut terkait penggunaan progesteron untuk mengatasi masalah kandungan lemah masih diperlukan.
2. Melakukan USG Berulang
Cara lain mungkin bisa dilakukan untuk mengatasi kandungan lemah yakni menerapkan USG berulang.
Maksudnya, dokter mungkin akan mulai memantau dengan cermat panjang serviks Bunda dengan melakukan USG setiap 2 minggu mulai dari minggu ke-16 hingga minggu ke-24 kehamilan.
Apabila leher rahim menjadi lebih pendek dan mulai terbuka, maka dokter mungkin akan merekomendasikan prosedur cervical cerclage.
3. Prosedur Ikat Leher Rahim
Ketika Bunda memiliki riwayat keguguran berulang disertai USG menunjukkan bahwa serviks telah terbuka.
Maka prosedur bedah yang dikenal sebagai cervical cerclage dapat membantu mengatasi kandungan yang lemah itu.
Selama prosedur ini, serviks Bunda akan dijahit dengan jahitan yang kuat.
Jahitan tersebut akan dilepas saat bulan terakhir kehamilan atau selama persalinan.
Idealnya, prosedur ini dilakukan di antara minggu ke-12 hingga ke-14 kehamilan.
Namun, prosedur ikat leher rahim juga dapat dilakukan hingga minggu ke-24 kehamilan.
Meski begitu, tidak semua ibu hamil yang memiliki risiko kandungan yang tidak kuat dapat melakukan cervical cerclage.
Prosedur ikat leher rahim ini tidak direkomendasikan untuk wanita yang mengandung anak kembar atau lebih.
Pastikan untuk berbicara dengan dokter terlebih dahulu terkait risiko dan manfaat dari cervical cerclage sebelum melakukannya.***