Mengerikan! Ibu di Bangkalan Mengaku Melahirkan Bayi dengan Kepala Tertinggal di Rahim

Lafa Zidan Alfaini
6 Min Read
Mengerikan! Ibu di Bangkalan Mengaku Melahirkan Bayi dengan Kepala Tertinggal di Rahim

3 Cara Mengatasi Kandungan yang Lemah

Bunda perlu tahu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi ini, di antaranya:

1. Suplementasi Progesteron

Jika Bunda memiliki riwayat penyebab kandungan yang tidak kuat, dokter mungkin akan menyarankan suntikan mingguan dalam bentuk hormon progesteron atau yang disebut hidroksiprogesteron kaproat.

Suntikan ini biasanya dilakukan selama kehamilan saat memasuki trimester kedua dan trimester ketiga.

Namun, penelitian lebih lanjut terkait penggunaan progesteron untuk mengatasi masalah kandungan lemah masih  diperlukan.

2. Melakukan USG Berulang

Cara lain mungkin bisa dilakukan untuk mengatasi kandungan lemah yakni menerapkan USG berulang.

Baca Juga  Mengenal Sindrom Kaki Gelisah Lebih Dalam, Penyakit yang Sering Dialami Ibu Hamil

Maksudnya, dokter mungkin akan mulai memantau dengan cermat panjang serviks Bunda  dengan melakukan USG setiap 2 minggu mulai dari minggu ke-16 hingga minggu ke-24 kehamilan.

Apabila leher rahim menjadi lebih pendek dan mulai terbuka, maka dokter mungkin akan merekomendasikan prosedur cervical cerclage.

3. Prosedur Ikat Leher Rahim

Ketika Bunda memiliki riwayat keguguran berulang disertai USG menunjukkan bahwa serviks telah terbuka.

Maka prosedur bedah yang dikenal sebagai cervical cerclage dapat membantu mengatasi kandungan yang lemah itu.

Selama prosedur ini, serviks Bunda akan dijahit dengan jahitan yang kuat.

Jahitan tersebut akan dilepas saat bulan terakhir kehamilan atau selama persalinan.

Idealnya, prosedur ini dilakukan di antara minggu ke-12 hingga ke-14 kehamilan.

Baca Juga  Miris! Di Momen Hari Ibu, Ibu dan Bayi Meninggal Akibat Malapraktik, Begini Langkah Kemkes

Namun, prosedur ikat leher rahim juga dapat dilakukan hingga minggu ke-24 kehamilan.

Meski begitu, tidak semua ibu hamil yang memiliki risiko kandungan yang tidak kuat dapat melakukan cervical cerclage.

Prosedur ikat leher rahim ini tidak direkomendasikan untuk wanita yang mengandung anak kembar atau lebih.

Pastikan untuk berbicara dengan dokter terlebih dahulu terkait risiko dan manfaat dari cervical cerclage sebelum melakukannya.***

TAGGED:
Share this Article
Reading: Mengerikan! Ibu di Bangkalan Mengaku Melahirkan Bayi dengan Kepala Tertinggal di Rahim