Apakah Rasa Malu pada Anak Termasuk Wajar?
Beberapa anak lebih pemalu daripada yang lain.
Dipercaya bahwa rasa malu sebenarnya merupakan bagian dari temperamen dan cara anak menanggapi dunia.
Dikutip dari What to Expect, rasa malu bahkan ada dalam tahap perkembangan anak.
Anak usia balita umumnya masih belum memiliki cukup pengalaman untuk memproses situasi baru dengan percaya diri seperti anak yang lebih tua.
4 Kesalahan Orang Tua yang Membuat Anak Jadi Pemalu

Orang tua memiliki peran penting dalam mendidik anak agar tumbuh percaya diri dan memiliki perkembangan sosial yang optimal.
Namun, tanpa disadari justru orang tua melakukan kesalahan pengasuhan yang membuat anak jadi pemalu.
Padahal rasa percaya diri sangat penting bagi perkembangan anak, terutama dalam kehidupan sosialnya kelak.
Berikut adalah kesalahan umum yang sering dilakukan orang tua yang rentan membuat anak jadi pemalu:
1. Overprotektif
Overprotektif atau terlalu melindungi anak dari berbagai situasi, termasuk situasi sosial yang menantang, bisa membuat anak jadi canggung dan kurang percaya diri.
Mereka juga jadi sulit untuk berinteraksi dengan orang lain, serta enggan mengikuti kegiatan baru.
Termasuk jika orang tua selalu melarang anak melakukan kegiatan di luar rumah, seperti bermain dengan teman sebaya atau berbicara di depan umum, yang dapat menghambat perkembangan sosial anak.
2. Terlalu Banyak Memberi Kritik
Kesalahan berikutnya yakni terlalu sering memberikan kritik tajam pada anak, yang lama-lama juga bisa mengganggu kepercayaan dirinya.
Anak yang sering merasa bersalah umumnya jadi takut untuk mencoba hal baru atau berbicara di depan umum.
Orang tua sebaiknya lebih fokus pada proses dan upaya yang dilakukan anak, serta memberikan dorongan positif.
Hindari terlalu banyak memberi hukuman atau menyalahkan anak atas setiap kesalahan yang dibuatnya.
Kritik yang sewajarnya bisa membantu anak mempelajari kesalahannya, tapi kritik yang berlebihan malah dapat membuat mereka jadi takut, cemas, dan pemalu.