4. Tidak Bisa Keluar atau Terkunci di Dalam Mobil
Kembali lagi dengan rasa ingin tahu anak yang tinggi, semua benda yang dianggap asing olehnya bisa saja dimainkan, termasuk memainkan kunci mobil.
Dampaknya, sang buah hati bisa berisiko terkunci di dalam mobil tanpa tahu cara membukanya. Apalagi jika kamu meninggalkan kunci di dalam mobil.
Jika hal ini terjadi, maka kamu tak perlu panik dan berikan instruksi kepada anak secara perlahan mengenai cara membuka kunci mobil dari dalam.
Akan tetapi, apabila sang anak belum cukup dewasa untuk memahami instruksi, Bunda bisa segera meminta bantuan pada orang lain untuk membuka pintu secara paksa.
5. Dapat Mengundang Tindakan Kriminal
Nah, bahaya meninggalkan anak sendiri di dalam mobil yang terakhir adalah adanya risiko atau potensi timbulnya tindakan kriminal.
Pernahkah kamu mendengar sebuah ungkapan kejahatan terjadi karena ada kesempatan, apa yang terjadi ketika seseorang melihat ada anak berada di dalam mobil sendiri tanpa dikunci?
Tadinya tidak berpikir macam-macam bisa saja menjadi memiliki niat jahat, karena adanya kesempatan di depan mata.
Oleh karena itu, janganlah ciptakan kesempatan tersebut dengan meninggalkan anak sendiri di dalam mobil.
Sebab, kondisi tanpa pengawasan orang dewasa bisa mengundang tindak kriminal yang tak diinginkan, seperti perampokan hingga penculikan.
Bahkan, bukannya tidak mungkin ada oknum yang justru kehilangan akal sehat yang bisa membahayakan si kecil.
Jadi, itulah sejumlah bahaya meninggalkan anak sendiri di dalam mobil yang tak boleh diremehkan begitu saja.
Akan tetapi, perlu diketahui bahwa meskipun Bunda sudah melakukan berbagai bentuk preventif untuk meminimalisir risiko, bukan berarti anak tak memerlukan perlindungan ekstra.***