Bahaya Pijat Perut saat Kehamilan
Pemijatan saat kehamilan sebenarnya sah-sah saja, hanya saja sebaiknya pemijatan tak dilakukan di area perut.
Praktik pijat perut biasanya dilakukan oleh dukun bayi untuk memutar posisi janin pada kasus bayi sungsang.
Dikutip dari Journal of Maternal and Child Health, studi menganalisis praktik pijat perut yang dilakukan dukun bayo bayi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam jurnal tersebut, dijelaskan bahwa melakukan praktik pijat perut berbahaya secara medis jika dilakukan oleh non-profesional.
Praktik tersebut tak boleh dilakukan lantaran dapat menyebabkan terlepasnya plasenta dan kematian janin (keguguran).
Selain perut, ada juga bagian lain yang harus dihindari jika ingin melakukan relaksasi saat sedang mengandung.
Daerah yang Harus Dihindari saat Pijat Hamil
Ketika melihat banyak manfaat dari pijat hamil, ternyata ada pula bagian yang dilarang dipijat saat hamil.
Karena khawatir akan memicu kontraksi dini, bagian-bagian tubuh ini tidak diperbolehkan untuk di pijat, di antaranya:
1. Pinggang
Hindari melakukan pemijatan pada area pinggang, lantaran dapat memicu kontraksi dini, sebab daerah pinggang langsung dapat mengenai janin yang ada di dalam perut.
2. Area Jempol dan Tumit
Volume darah akan meningkat saat hamil, tapi aliran darah di kaki akan melambat sehingga kemungkinan akan terjadinya pembekuan darah.***