Dikutip dari situs CDV, kadar alkohol dalam ASI pada dasarnya sama dengan kadar alkohol dalam aliran darah ibu.
Jadi jika Bunda memompa ASI setelah meminum alkohol dan kemudian membuangnya, hal tersebut tidak dapat mengurangi jumlah alkohol yang ada dalam ASI lebih cepat.
3 Dampak Negatif Bagi Bunda yang Menyusui Minum Alkohol

Berikut ada beberapa dampak negatif bagi Bunda yang sedang menyusui meminum minuman alkohol, di antaranya:
1. Dapat Masuk ke Tubuh Bayi Melalui ASI
Hampir 0,5 hingga 3 persen alkohol yang dikonsumsi Bunda dapat masuk ke tubuh sang buah hati melalui ASI.
Jumlah alkohol yang masuk ke dalam ASI akan berdampak buruk pada sang buah hati lantaran alkohol pada akhirnya dapat merusak hati.
2. Mengurangi Nilai Nutrisi Dalam ASI
Kehadiran alkohol dalam tubuh Bunda dapat menghambat penyerapan nutrisi ke dalam ASI, sehingga nilai nutrisinya akan berkurang.
Jadi sang buah hati tidak akan mendapatkan nutrisi maksimal jika Bunda mengonsumsi alkohol.
3. Menurunkan Jumlah ASI
Konsumsi alkohol pascapersalinan dapat menyebabkan penurunan 20 hingga 23 persen dalam jumlah ASI.
Mempertimbangkan bahwa ASI Bunda akan menjadi satu-satunya sumber nutrisi bagi sang buah hati selama masa-masa awal di kehidupan mereka.
Hal ini akan memiliki efek yang buruk pada tumbuh kembang sang buah hati. Mengingat ASI merupakan sumber pangan utama bayi newborn hingga usia 6 bulan.***