- Posisi janin di dalam rahim.
- Pertumbuhan otot SCM yang tidak normal.
- Penumpukan darah (hematoma) di otot leher.
- Penebalan jaringan otot (fibrosis) di leher.
- Sindrom Klippel-Feil, cacat lahir langka yang menyebabkan tulang belakang di leher menyatu.
Cara Mengatasi Penyakit Tortikolis
Tortikolis pada bayi tidak bisa sembuh dengan sendirinya. Namun umumnya, tidak ada pengobatan khusus yang diperlukan.
Tujuan utama pengobatannya yaitu untuk meredakan tegang di leher agar kepala bayi bisa kembali ke posisi normal.
1. Terapi Mandiri
Penanganan tortikolis biasanya cukup dengan terapi mandiri yang bisa dilakukan sambil beraktivitas di rumah.
Terapi ini berfungsi untuk membuat bayi terbiasa menggunakan kedua otot leher secara seimbang sebagai cara untuk meluruskan kepala bayi yang miring.
Terapi mungkin perlu dilakukan selama beberapa minggu atau bulan, tergantung usia masing-masing bayi atau anak.
Terapi utama pada bayi yaitu dengan posisi tengkurap atau disebut juga dengan tummy time.
Posisi ini sangat bermanfaat karena bisa membantu memperkuat otot leher dan pundak serta membantu bayi untuk bisa merangkak lebih cepat.
2. Terapi Fisik
Penyakit ini pada bayi tidak kunjung membaik meski telah dilakukan terapi mandiri, terapi fisik secara medis dengan seorang terapis mungkin perlu dilakukan.
Terapis akan mengukur tingkat keparahan kemiringan kepala bayi, lalu melatih bayi agar bisa memperkuat otot leher dan menengok dengan lebih mudah.
Kepala bayi juga akan dilihat untuk mendeteksi adanya kelainan bentuk kepala, misalnya sindrom kepala datar atau peyang, agar bisa sekalian ditangani.
Jika diperlukan, bayi mungkin perlu mengenakan helm khusus selama terapi. Meski begitu, hal tersebut cukup jarang digunakan.***