Dari situlah sang ibunda membawa Sumaila ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan, saat diperiksa ternyata sang anak gula darahnya mencapai hampir 400 MGDL.
“Saat diperiksa gula darahnya hampir mencapai 400 MGDL, dibawa ke dokter diabetes saya tunjukan resep obat-obatan paru,” ujarnya.
“Kata dokternya ‘waduh bu ini obat pencetus diabetes semua kalo saya gak akan ngasih obat ini’, kan dokter beda-beda ya ‘yaudah anak ibu suntik insulin sebelum makan selamanya,” cerita Siska Techika.
Diabetes yang umum terjadi pada anak adalah diabetes tipe 1, meski ada pula anak-anak dan remaja mengalami diabetes tipe 2.
Salah satu perbedaan diabetes 1 dan 2 terdapat pada proses kemunculan gejala dari sang buah hati.
Maka dari itu, Bunda dan Ayah sebagai orang tua harus mengetahui apa saja gejala yang terjadi saat sang buah hati terkena diabetes.
7 Gejala Diabetes Tipe 1 yang Perlu Bunda Waspadai

Dikutip dari situs Mayo Clinic, diabetes tipe 1 dikenal juga dengan sebutan diabetes juvenile lantaran lebih sering menyerang anak-anak.
Namun, sebenarnya, penyakit ini juga bisa dialami oleh orang dewasa ataupun juga dengan bayi.