Diabetes tipe 1 merupakan penyakit autoimun yang mengakibatkan rusaknya sel beta penghasil imun.
Akibatnya, tubuh akan mengalami kekurangan atau tidak memiliki insulin sama sekali dalam tubuhnya.
Dikutip dari laman Centers for Disease Control and Prevention, akan diperlukan waktu berbulan-bulan hingga tahunan untuk menghancurkan sel-sel penghasil insulin dalam pankreas.
Beberapa gejala yang akan muncul, saat anak terjangkit diabetes tipe 1, berikut di antaranya:
- Sering merasakan kelaparan yang luar biasa.
- Sering merasakan haus dan ingin banyak minum.
- Paling sering akan merasakan ingin buang air kecil terus atau bisa mengompol.
- Merasakan kelelahan, lemas, dan pusing akibat kekurangan energi.
- Berat badan tiba-tiba turun drastis dalam waktu yang singkat.
- Mengalami perubahan perilaku, seperti sering merasa gelisah, marah, dan sulit mengendalikan emosi.
- Terakhir napas bisa berbau seperti aroma buah.
Jika sang buah hati sudah didiagnosis terkena diabetes juvenile kemungkinan akan mengalami kesehatan lain, dan juga bisa mempengaruhi fungsi organ lain, di antaranya:
- Kulit akan merasakan gatal dan kering.
- Jika mengalami luka-luka akibat terjatuh akan sulit untuk sembuh.
- Merasakan kesemutan, rasa kebas, dan sensasi nyeri pada kedua kaki.
- Merasakan gangguan pencernaan seperti mual dan juga muntah.
- Dan mengalami gangguan penglihatan akibat diabetes seperti pandangan yang kabur.
Jika sudah muncul gejala seperti itu, orang tua jangan membiarkan begitu saja. Harus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan dan obat yang dianjurkan oleh dokter.
Jadi jangan dianggap sepele penyakit ini, jika tidak ditangani secara cepat maka akan menyebar kepada fungsi organ lain, dan pada akhirnya akan mengalami komplikasi.***