Solusi Optimalkan Stimulasi di 1000 Hari Pertama Kehidupan Anak di Program Learning Time

Tak main-main, pengembangan program ini memakan waktu bertahun-tahun, karena pada prosesnya dilakukan berulang-kali testing dan juga simulasi langsung kepada anak.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya penciptaan alat stimulasi anak terbaik dari segi kualitas material food grade dan keamanan produk yang terbukti dengan sertifikasi SNI dan standar internasional ISO.
Keunggulan lainnya ialah desain yang estetik, disesuaikan dengan desain bentuk dan pemilihan warna-warna yang baik untuk anak, mengingat Frances Suria yang juga merupakan Co-Founder Learning Time memiliki latar belakang desain.
Pengembangan ini juga mencakup pemilihan alat stimulasi yang tepat dan dikategorikan ke dalam beberapa tahapan program sesuai usia dan milestone perkembangan anak di antaranya:
- Program Sensory untuk usia 0-6 bulan,
- Program Explorer untuk usia 7-12 bulan,
- Program Thinker untuk usia 13-18 bulan,
- Program Fine Motor untuk usia 19-24 bulan,
- Program Investigator untuk usia 25-30 bulan, dan program lanjutan yang juga akan segera diluncurkan.
Program ini dirancang untuk mendukung anak mencapai perkembangan kognitif, fisik, bahasa, dan sosial emosional sesuai dengan milestone-nya.
“Saat tengah study di Amerika, saya menemukan bahwa bahwa anak yang tidak distimulasi dan kurang memiliki bonding dengan orang tua tidak maksimal dalam mencapai potensi akademik dan kecerdasan emosionalnya, dibandingkan dengan anak yang aktif distimulasi dan memiliki bonding kuat,” ujar Daren.
“Hal ini menjadi salah satu inspirasi Learning Time untuk memberikan solusi yang mempermudah parents melakukan stimulasi optimal dan bonding bersama anak di rumah sejak usia newborn demi perkembangan yang maksimal dan berpengaruh besar dalam kemampuan anak menguasai skill baru di masa depan” tambah Darien.
Learning Time First Steps Play Program merupakan solusi yang memudahkan parents dan anak dalam Bond, Play, Learn.