Reading: Mainan Seperti Apa yang Bagus untuk Bayi? Permainan Bermakna yang Menstimulasi Bantu Mendukung 1000 Hari Pertama Kehidupan Anak

Mainan Seperti Apa yang Bagus untuk Bayi? Permainan Bermakna yang Menstimulasi Bantu Mendukung 1000 Hari Pertama Kehidupan Anak

Lafa Zidan Alfaini
7 Min Read
Mainan Seperti Apa yang Bagus untuk Bayi? Permainan Bermakna yang Menstimulasi Bantu Mendukung 1000 Hari Pertama Kehidupan Anak

HALLOBUNDA.CO – Apa mainan yang bagus untuk anak? Penelitian menunjukkan bahwa perkembangan otak anak terjadi paling pesat hingga 80% di 1000 Hari Pertama Kehidupan atau hingga usia anak 3 tahun.

Oleh karena itu, penting untuk memilih permainan yang tepat di periode emas anak ini. “Anak membutuhkan stimulasi permainan untuk mendukung perkembangan kognitif, fisik/motorik, bahasa, dan sosial emosional sesuai tahap tumbuh kembangnya.

Tidak cukup jika hanya diberikan mainan yang sekadar menghibur, tanpa memerhatikan usia, dan tujuan pembelajaran yang jelas,” terang Darien Suria B.Sc Child Psychology yang juga Co-Founder Learning Time Indonesia, pada sebuah acara di kawasan Kemang, Jakarta beberapa waktu  silam.

Sayangnya, di pasaran banyak mainan konvensional yang sekadar dapat menghibur agar anak anteng, tanpa memperhatikan kebutuhan tumbuh kembang anak.

Baca Juga  Anak Sering Mengeluh Bosan? Ini Solusi Kegiatan Edukatif di Rumah

Bahkan, banyak juga mainan yang dilabel untuk bayi, namun tanpa disertai riset terkait obyektif pembelajaran dan usia yang jelas sehingga menyebabkan anak menjadi pasif.

Lalu, untuk dapat memenuhi kebutuhan capaian milestone tumbuh kembang anak di 1000 HPK, bagaimana memilih stimulasi yang bagus untuk bayi dan apa bedanya dengan mainan biasa?

Mainan tumbuh kembang anak di 1000 HPK

Menurut Darien, berikut beberapa poin penting yang sebaiknya diperhatikan oleh orang tua:

  • Permainan stimulasi yang mendukung partisipasi aktif anak, tidak sekadar menghibur (hindari mainan yang dapat bergerak dan berbunyi sendiri)
  • Dirancang oleh expert berdasarkan penelitian, disesuaikan dengan kebutuhan usia dan tahap tumbuh kembang anak
  • Memiliki tujuan pembelajaran yang jelas sesuai milestone perkembangan usianya
  • Didesain secara efektif menyesuaikan tujuan pembelajaran, bukan sekadar tren
  • Memperhatikan kenyamanan bermain, menggunakan material berkualitas dan aman bagi bayi, tersertifikasi SNI dan ISO
  • Permainan yang mengedepankan bonding anak dengan orang tua
Baca Juga  Ibu-Ibu Relawan Amal Bunda: Kuat Komunitasnya, Kuat Visinya
Share this Article
Reading: Mainan Seperti Apa yang Bagus untuk Bayi? Permainan Bermakna yang Menstimulasi Bantu Mendukung 1000 Hari Pertama Kehidupan Anak