Sudah Makan Banyak Tapi Tidak Gemuk Juga? Ternyata 5 Alasan ini Buat Kamu Tetap Kurus

Lafa Zidan Alfaini
6 Min Read
Sudah Makan Banyak Tapi Tidak Gemuk Juga? Ternyata 5 Alasan ini Buat Kamu Tetap Kurus

Biasanya, beberapa jenis penyakit yang dengan cepat membuat berat badan berkurang namun penderita tetap banyak makan adalah kondisi sakit pada sistem imun.

Misalnya penyakit yang mengganggu sistem imun seperti HIV/AIDS atau sakit pada organ paru-paru.

2. Melakukan Aktivitas Fisik yang Sangat Tinggi

Faktor kedua yang paling berpengaruh adalah aktivitas fisik, semakin banyak aktivitas fisik, maka penggunaan energi melalui otot akan semakin besar.

Hal ini tentu membuat pembakaran dan kebutuhan energi dalam tubuh meningkat.

Orang dengan aktivitas fisik yang tinggi, tentu membutuhkan energi yang lebih tinggi, lantaran tubuh tidak hanya harus memenuhi kebutuhan energi BMR saja namun juga kebutuhan energi otot.

Baca Juga  7 Shio yang Jadi Unggulan dalam Dunia Kerja, Paling Diburu Perusahaan Besar

3. Stres atau Depresi

Mungkin Bunda atau Ayah pernah mengalami kelainan secara mendadak saat stres atau depresi, misalnya rasa mulas dan ingin BAK serta BAB.

Jika pernah, maka itulah satu alasan yang membuat orang tetap kurus walaupun sudah memakan banyak makanan.

Proses pencernaan akan terjadi lebih cepat jika psikologis seseorang terganggu, maka dari itu tak heran jika orang tetap kurus walau banyak makan saat sedang stres atau depresi.

4. Genetik

Alasan yang satu ini tak bisa disangkal lagi, jika seseorang memiliki genetik atau berasal dari keturunan yang kurus.

Maka sulit bagi dirinya untuk menambah berat badan tubuh, sehingga sebanyak apapun yang dimakan, tidak akan berpengaruh ke bentuk tubuhnya.

Baca Juga  Papan Sedekah: Dari Warung Kecil di Cilacap, Menjadi Gelombang Kebaikan yang Menginspirasi

Hal tersebut disebut dengan genetik Ectomorf, yakni seseorang yang dilahirkan dengan gen kurus.

5. Pengaruh Hormonal

Jenis hormonal yang paling banyak akan mempengaruhi kebutuhan energi dan nafsu makanan seseorang, adalah hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid.

Kelenjar tiroid diatur oleh otak dan memiliki fungsi mengatur metabolisme tubuh, termasuk mengontrol kelenjar hipotalamus dan hipofisis.

Kedua kelenjar ini merupakan jenis kelenjar yang mengatur kecepatan tubuh dalam membakar energi dan mengatur nafsu makan.***

Share this Article
Reading: Sudah Makan Banyak Tapi Tidak Gemuk Juga? Ternyata 5 Alasan ini Buat Kamu Tetap Kurus