“Untuk meningkatkan hubungan dan berkontribusi secara positif dalam perjalanan penyembuhan,” sambungnya.
Wanita usia 41 tahun itu juga awalnya didakwa dengan enam dakwaan, namun mengaku tidak bersalah atas dua dakwaan.
Ruby akan dijatuhi hukuman pada bulan Februari, dan akan menjalani hukuman penjara untuk empat dakwaan yang akan dijalankan secara berturut-turut.
Dirinya ditangkap pada bulan Agustus setelah putranya yang baru berusia 12 tahun itu melarikan diri dari rumah dan meminta tetangganya untuk menelpon polisi.
Menyedihkanya, seorang bocah yang berusia 12 tahun itu tampak kekurangan gizi dan meminta makanan dan air.
Tak hanya itu saja, akibat kekerasan yang diterimanya bocah tersebut mengalami luka dan telah diperban pada pergelangan tangannya hingga pergelangan kakinya.
Seorang anak perempuannya juga menjadi sasaran tersebut, Ruby tak memberi makan dan minum, dan dipaksa bekerja tanpa menggunakan alas kaki di musim panas.
Ruby pun mengaky menyiksa anak-anaknya antara Mei dan Agustus, dirinya juga menjelaskan bagaimana memaksa anak-anaknya bekerja di luar ruangan di tengah cuaca panas.
Pada bulan Juli, putranya mencoba untuk melarikan diri, namun tangan dan kakinya diborgol atau diikat. Cedera tangannya di rumah dan ditutup dengan perban.
Dari kejadian tersebut empat anak Ruby yang masih kecil dirawat di Departemen Layanan Anak dan Keluarga.
3 Cara Agar Orang Tua Tidak Melakukan Kekerasan Kepada Anak

Mencegah kekerasan pada anak dapat dilakukan dengan menyikapi pola asuh dari orang tua.
Berikut ada beberapa cara yang bisa Bunda atau Ayah praktikkan di rumah, agar penganiayaan kepada sang buah hati tidak akan pernah terjadi, di antaranya: