Berikut ada beberapa cara yang bisa Bunda atau Ayah praktekan untuk mengajarkan sang buah hati, di antaranya:
1. Berhenti untuk Membela Anak
Jika Bunda atau Ayah selalu memperbaiki kesalahan sang buah hati, maka anak tidak akan pernah belajar melakukannya sendiri.
Maka dari itu biarkan anak menanggung akibatnya dan mencari cara untuk bisa memperbaiki kesalahan yang ada.
2. Selalu Memberikan Contoh
Jika orang tua bersedia meminta maaf kepada sang buah hati atau pasangan ketika melakukan kesalahan, si Kecil juga akan belajar untuk meminta maaf ketika berbuat salah.
Orang tua yang memberikan contoh baik dapat lebih diterima oleh anak dan meniru hal positif tersebut.
3. Ciptakan Lingkungan yang Nyaman
Pastikan sang buah hati merasa aman dan nyaman untuk mendatangi Bunda dan Ayah ketika mereka sudah melakukan kesalahan.
Maka dari itu, hindari untuk bereaksi berlebihan, mengkritik, atau menghukum sang buah hati dengan keras.
4. Menjelaskan Tanggung Jawab pada si Kecil
Para psikolog kerap untuk merekomendasikan para orang tua untuk menggunakan kata tersebut di depan si Kecil.
Anak-anak yang mendengarkan dan belajar mengidentifikasi kata ini sejak kecil akan lebih mudah untuk menerapkannya.
Ketika Bunda atau Ayah memberikan tugas kepada sang buah hati, pastikan ia memahami bahwa hal itu adalah bagian dari tanggung jawab.
5. Sering Libatkan Anak Dalam Pekerjaan Rumah
Biarkan si Kecil untuk membantu pekerjaan rumah, anak-anak biasanya tidak menganggap tugas-tugas tersebut sebagai beban.
Si Kecil akan membuat pekerjaan lebih lama selesai, tapi ini akan mengajarkannya tentang untuk bertanggung jawab.
Ajak sang buah hati melakukan pekerjaan rumah seperti mencuci buah atau sayuran, mengelap meja makanan, atau merapikan tempat tidur.***