Mengajarkan Anak Mengelola Kekecewaan: Bekal Emosional yang Penting Sejak Dini

Lafa Zidan Alfaini
3 Min Read
Mengajarkan Anak Mengelola Kekecewaan: Bekal Emosional yang Penting Sejak Dini

6 Tips Mengajarkan Anak Mengelola Kekecewaan

6 Tips Mengajarkan Anak Mengelola Kekecewaan

1. Validasi Emosi Anak

Biarkan anak tahu bahwa merasa kecewa itu wajar. Katakan hal seperti: “Ibu tahu kamu sedih karena mainannya rusak, dan itu boleh.”

Mengabaikan atau meremehkan perasaan anak seperti “Ah, gitu aja nangis!” justru membuat mereka bingung dan merasa tidak didengar.

2. Bantu Anak Menamai Perasaannya

Anak mungkin belum tahu perasaan yang sedang mereka alami. Ajak mereka mengungkapkan dengan kata-kata: “Kamu kecewa ya karena tidak jadi ke taman?”

Membantu mereka mengenali emosi adalah langkah awal menuju pengelolaan emosi yang baik.

Baca Juga  Jangan Diabaikan, Bun! Tanda-Tanda Stres Anak Bisa Terlihat dari Hal Kecil

3. Ajak Anak Menemukan Solusi

Daripada langsung memperbaiki masalah untuk mereka, ajak anak mencari jalan keluar bersama. “Mainannya rusak, kita bisa perbaiki atau bermain yang lain dulu. Kamu pilih yang mana?”

Ini melatih anak untuk tidak terjebak dalam rasa kecewa, tapi fokus pada solusi.

4. Berikan Contoh Nyata

Anak belajar paling cepat dari teladan. Jika Bunda kecewa karena sesuatu, tunjukkan bagaimana Bunda menenangkan diri dan tetap bersikap tenang.

Share this Article
Reading: Mengajarkan Anak Mengelola Kekecewaan: Bekal Emosional yang Penting Sejak Dini