5. Jangan Jadikan Makan Sebagai Hukuman atau Hadiah
Menggunakan makanan sebagai hadiah bisa membuat anak mengasosiasikan makanan sehat dengan ‘hukuman’. Biarkan anak belajar bahwa makan itu kebutuhan, bukan tekanan.
6. Perhatikan Tanda Lapar Anak
Hormati sinyal tubuh anak. Jika anak benar-benar tidak lapar, beri jeda lalu tawarkan kembali. Tapi tetap berikan aturan seperti “kalau tidak makan sekarang, nanti baru bisa makan lagi jam sekian”.
7. Beri Contoh Lewat Teladan
Anak cenderung meniru apa yang dilihat. Kalau Bunda dan Ayah makan dengan lahap dan sehat, anak akan lebih mudah terbujuk.
Menghadapi anak yang susah makan memang butuh kesabaran ekstra, tapi percaya deh Bunda, semua fase ini bisa dilalui dengan pendekatan yang positif dan penuh kasih.
Hindari marah-marah, karena makan seharusnya menjadi momen yang menyenangkan, bukan menegangkan.
Ingat, setiap anak unik. Yang penting adalah konsistensi, kreativitas, dan kesabaran dalam membentuk kebiasaan makan sehat sejak dini.
Semangat terus ya, Bunda! Karena anak sehat dimulai dari hati yang sabar dan tangan yang penuh cinta.***