Mengenal Lebih Dalam Varian Covid-19 EG.5 dan Kecepatan Penularannya

EG.5 merupakan varian terbaru dari Covid-19 yang juga disebut sebagai Eris, nama tersebut diambil dari nama dewi perselisihan dan persengketaan negara Yunani.
Eris merupakan varian terbaru dari turunan Omicron, virus tersebut saat ini mendominasi jumlah kasus infeksi di berbagai negara dunia dibandingkan dengan varian lainnya.
Saat ini tingkat kecepatan virus terbaru itu dinilai menjadi yang paling tertinggi tingkat kecepatannya dibandingkan dengan varian lain.
Diketahui, EG.5 menular lebih cepat dibanding strain sebelumnya atau subvarian Omicron yang muncul pertama kali pada November 2021.
Diakibatkan reaksinya yang sangat cepat untuk menular, varian ini menjadi pemicu lonjakan kasus Covid-19 di berbagai negara.
Negeri Paman Sam bertanggung jawab atas peningkatan kasus virus tersebut pada akhir September 2023.
Peningkatan kasus penularan varian Eris yang tercatat di negara Amerika Serikat mencapai 29.4 persen.
Bukan hanya itu saja, varian baru ini memiliki tingkat keparahan tidak lebih buruk dari pada Delta, meskipun cepat menular.
Namun ada satu sifat yang harus diwaspadai dari varian Eris ini, yakni kemampuannya yang dapat menghindari kekebalan dari vaksin.
Varian Eris memiliki satu mutasi baru pada protein spike bagian yang memudahkan virus ke dalam sel inang.
Hasil mutasi inilah dapat mendukung virus untuk menghindari beberapa kekebalan yang diperoleh setelah infeksi atau vaksinasi.
Dikutip dari situs WHO, Organisasi Kesehatan Dunia mengklasifikasikan EG.5 sebagai variant of interest, dari hal ini negara lainnya harus memantau subvarian secara lebih jeli dibandingkan dengan jenis lainnya.