Mungkin, Bunda dan Ayah masih belum mengetahui secara pasti apa saja bentuk-bentuk dari marital rape, maka dari itu simak sampai habis!
3 Bentuk Marital Rape yang Terjadi Dalam Rumah Tangga

Ada beberapa bentuk marital rape yang patut untuk dihindari oleh pasangan suami istri, berikut bentuk-bentuknya:
1. Melakukan Hubungan Seks Saat Pasangan Tak Ada Pilihan Lain
Menyetujui tapi karena terpaksa dan seolah pasangan tak ada pilihan lain, berbeda dengan memberikan persetujuan untuk sama-sama mau melakukannya.
Misalnya, korban tak ada pilihan karena mempertahankan pernikahan setelah diancam untuk bercerai, sehingga mengiyakan permintaan dari pasangannya.
2. Melakukan Hubungan Seks yang Dipaksakan
Beberapa pasangan berpikir bahwa pernikahan menjadi jalan legal untuk selalu berhubungan seksual.
Namun, hal tersebut bukanlah suatu kebenaran, penting untuk diingat bahwa hubungan senggama harus mendapatkan kesepakatan dari kedua belah pihak, yakni suami dan istri.
Apalagi jika pasangan memaksa untuk melakukan hubungan seks, menyakiti pasangannya, hingga melukai orang yang harusnya dilindungi.
Hubungan seks tersebut tentu termasuk ke dalam pemerkosaan di rumah tangga atau biasa disebut dengan marital rape.
3. Melakukan Hubungan Seksual Dengan Memanipulasi
Manipulasi dapat berarti tuduhan bahwa pasangannya tidak setia, tidak baik, dan tidak memahami kebutuhan pasangan pemerkosa.
Manipulasi tersebut juga termasuk mengancam secara verbal untuk meninggalkan pasangan jika hasrat seksualnya tak dipenuhi.
Apabila manipulasi ini membuat pasangan merasa tak ada pilihan, hubungan seks yang dilakukan tergolong pemerkosaan karena sebenarnya ada pihak yang tidak setuju.***