Kondisi ini sangat umum terjadi pada bayi baru lahir, biasanya bercak merah tersebut akan terlihat jelas ketika lebih banyak darah mengalir pada area itu.
Bisa terlihat saat anak menangis, menahan napas, mengejan saat buang air besar atau mengalami perubahan suhu tubuh.
Tak hanya itu saja, umumnya kondisi ini sama sekali tidak berbahaya dan tidak memerlukan perawatan.
Sering kali pula, 40% salmon patch menghilang pada periode neonatus dan kebanyakan menghilang ketika anak berusia 18 bulan. Namun terkadang gigitan bangau atau stork bites menetap.
Penyebab Salmon Patch

Sangat normal bagi seluruh orang tua untuk mempertanyakan apa yang menyebabkan gigitan bangau atau ciuman malaikat pada bayi.
Bahkan kebanyakan orang tua juga ingin tahu ada sesuatu yang bisa dilakukan untuk mencegah tambalan ini.
Masalahnya, ada kemungkinan bahwa tanda lahir diwarisi, tetapi sejauh menyangkut penyebab, tidak ada penyebab yang diketahui yang dapat menentukan mengapa tambalan salmon terjadi pada kulit bayi.
Pembuluh darah yang meregang di bawah kulit ini bisa menjadi lebih jelas ketika bayi Anda menangis, marah atau ada beberapa perubahan suhu ruangan.
Namun, penting bagi orang tua untuk memahami bahwa bercak salmon sangat berbahaya dan tidak berbahaya pada kulit bayi mereka.
Tanda-tanda ini secara bertahap akan menghilang dan mungkin tidak mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bayi.