Kapan Seharusnya Mulai Mengasah Empati?

Empati dapat dikembangkan sejak anak masih sangat kecil bahkan bayi.
Pada usia 18–30 bulan, anak mulai meniru perhatian terhadap orang lain, misalnya memberikan selimut pada yang kedinginan, menunjukkan bentuk awal empati melalui tindakan sederhana.
Cara Menumbuhkan Empati di Rumah
a. Jadilah Contoh yang Hangat
Anak sangat melihat: jika Bunda menunjukkan perilaku empati—meminta maaf, menghibur teman, berbagi cerita dengan lembut—mereka akan menirunya secara alami.
b. Bahas dan Tanyakan Perasaannya
Saat anak mengalami kejadian kecil, tanyakan:
-
“Kamu merasa sedih ya?”
-
“Bagaimana perasaan temanmu saat itu?”
Hal ini membantu mereka mengenali dan menamai emosi, sekaligus memahami perasaan orang lain.
c. Gunakan Buku atau Cerita untuk Stimulasi
Lewat cerita, anak bisa diajak menempatkan diri dalam posisi tokoh. Misalnya: “Bagaimana jika kamu jadi Budi yang kehilangan mainannya?”
d. Latih Melalui Permainan Peran
Gunakan boneka atau situasi pura-pura untuk mengeksplorasi emosi: misalnya berpura-pura menjadi teman yang sedih, dan anak diminta memberi pujian atau pelukan.
e. Ajak Anak Membantu Orang Lain
Misalnya memberi makanan ke abang penjual di kompleks, atau membagikan mainan ke saudara. Aksi nyata ini mendorong rasa empati dan pembelajaran nilai sosial.