3. Adanya Tumor Kehamilan (Sangat Jarang Terjadi)
Kondisi ini disebut dengan granuloma piogenik, kondisi ketika gumpalan pembuluh darah kapiler yang bukan bersifat kanker.
Namun tumor kehamilan bisa tumbuh lebih cepat dan mudah berdarah.
Setidaknya 5 persen ibu hamil akan mengalami tumor kehamilan yang bisa berbentuk di gusi dan hidung.
Gumpalan atau tumpukan pada pembuluh darah ini bisa muncul di mana saja dan umumnya akan menghilang setelah bayi lahir.
Sebagian dari ibu hamil perlu untuk mengangkat tumor tersebut jika mengganggu pernapasan dan kondisi pendarahan di hidung yang sangat parah.
Prosedur pengangkatan tumor ini tergantung dari posisi dan keberadaannya. Bagi tumor kehamilan yang tumbuh di hidung, bisa diangkat secara endoskopi tanpa adanya sayatan.
Cara Menghentikan Mimisan saat Hamil yang Tepat
Bila Bunda mengalami mimisan, hindari mendongakkan kepala ke atas karena bisa membuat darah menetes ke belakang tenggorokan.
Kondisi tersebut memungkinkan ibu hamil untuk menelan darah yang mengalir dari belakang tenggorokan dan membuat tidak nyaman.
Maka dari itu, sebaiknya lakukan hal seperti ini untuk menghentikan pendarahan pada hidung saat hamil, di antaranya:
- Duduk tegak dengan posisi kepala sedikit menunduk
- Tekan bagian bawah hidung secara lembut.
- Saat menekan hidung, bernapas lewat mulut selama 10-15 menit.
- Kompres hidung bagian luar atau cuping hidung memakai es yang sudah dibalut oleh kain.
Duduk tegak saat mimisan, bisa juga membantu menurunkan tekanan darah di rongga hidung dan mencegah pendarahan pada ibu hamil.
Cara Mencegah Mimisan saat Hamil
Bila Bunda belum atau sudah pernah mengalami hal tersebut dan ingin mencegahnya datang lagi, ada cara yang bisa dilakukan, yakni:
- Hindari buang ingus yang terlalu keras.
- Menghindari bersin terlalu kencang.
- Hindari mengorek hidung.
- Hindari membungkuk atau olahraga 12 jam setelah mimisan.
- Bersin dengan mulut terbuka.
- Gunakan humidifier.
Penggunaan humidifier bermanfaat untuk melembapkan udara, terutama saat udara kering yang memicu mimisan.***