Meski begitu, jenis ini tidak dapat diberikan kepada orang yang daya tahan tubuhnya lemah, misalnya pada penderita HIV/AIDS atau orang yang menjalani kemoterapi.
2. Vaksin Mati
Vaccine mati biasa juga disebut dengan jenis yang tidak aktif, mengandung virus atau bakteri yang sudah dimatikan dengan suhu panas, radiasi, atau bahan kimia.
Proses ini akan membuat virus atau kuman tetap utuh, namun tidak dapat berkembang biak dan menyebabkan penyakit dalam tubuh.
Oleh karena itu, tubuh akan mendapatkan kekebalan terhadap penyakit ketika mendapatkan jenis ini, tanpa adanya risiko untuk terinfeksi kuman atau virus yang terkandung di dalamnya.
Namun, jenis ini akan cenderung menghasilkan respon kekebalan tubuh yang lebih lemah bila dibandingkan jenis yang hidup.
3. Vaksin mRNA
Jenis ini mengandung protein dari materi genetik untuk memicu respons imun, salah satunya contoh vaksin mRNA adalah vaccine Covid-19 yang berjenis Pfizer dan Moderna.
4. Vaksin Toksoid
Beberapa jenis bakteri dapat memproduksi racun yang bisa menimbulkan efek berbahaya bagi tubuh.
Namun jenis ini akan berfungsi untuk menangkal efek racun dari bakteri yang terkandung di dalamnya.
Jeni ini terbuat dari racun bakteri yang diolah secara khusus agar tidak berbahaya bagi tubuh, tetapi masih mampu merangsang tubuh untuk dibentuk kekebalan terhadap racun yang dihasilkan bakteri.
5. Vaksin Vektor Virus
Jenis ini juga mengandung protein dari materi genetik virus, hanya saja protein tersebut ditempelkan ke badan virus lain.
Virus tersebut tidak berbahaya bagi tubuh, kehadirannya hanya sebagai pembawa protein dan perangsang sistem kekebalan tubuh.
Vaccine Covid-19 jenis Astrazeneca dan Johnson & Johnson menerapkan metode ini, caranya dengan menempelkan dari virus Corona ke adenovirus sebagai perantaranya.
6. Vaksin Subunit
Jenis ini menggunakan bagian tertentu dari bakteri atau virus, misalnya zat dari lapisan pebungkus badannya saja.
Setelah tubuh mengenali bagian tersebut, sistem imun akan menciptakan antibodi yang akan melawan infeksi bakteri atau virus di kemudian hari.***