Hal ini yang membuat generasi Z lebih siap menghadapi tantangan dalam pernikahan.
3. Prioritas yang Jelas
Generasi Z memiliki prioritas yang jelas dalam pernikahan. Mereka tahu apa yang mereka inginkan dari pernikahan dan apa yang harus dikorbankan untuk pernikahan.
Sebagian generasi Z merenungkan terlebih dahulu mengenai tujuan dan harapan mereka tentang pernikahan.
Prioritas yang jelas membantu generasi Z untuk membangun pernikahan yang harmonis. Mereka akan lebih mudah untuk mencapai tujuan bersama dan mengatasi perbedaan pendapat.
Intinya, sebelum generasi Z melangkah lebih jauh mereka sudah paham dengan konsekuensi yang ada dalam pernikahan.
4. Keterbukaan untuk Berubah
Perkembangan zaman yang serba dinamis membuat gen Z cenderung lebih terbuka terhadap perubahan. Era ini ditandai dengan kemajuan teknologi yang pesat, perubahan sosial, dan ekonomi.
Dalam hal ini, generasi Z melihat banyak perubahan terjadi dalam hidup mereka, sehingga mereka lebih siap untuk menghadapi perubahan di masa depan.
Generasi Z menyadari bahwa pernikahan adalah proses pembelajaran dan pertumbuhan.
Kemampuan beradaptasi dengan perubahan perlu disiapkan, baik secara finansial maupun mental.
Generasi Z cenderung mempertimbangkan kedua aspek tersebut untuk mencapai pernikahan harmonis yang berlandaskan kejujuran.***